UNSUR Lepas 508 Mahasiswa KKN KWU 2019

RADARCIANJUR.com – Sebanyak 508 mahasiswa dari lima fakultas di lingkungan Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur dilepas untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kewirausahaan (KKN-KWU) Angkatan 18 mulai tanggal 20 Juni sampai 30 Juli 2019.

Peserta KKN Unsur dengan tema KKN KWU Prioritas, Rasional, Ideal, Mandiri (PRIMA) dilepas Rektor Unsur Prof Dr H Dwidja Priyatno, SH, MH, Sp.N di Lapangan Stadion Mini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsur, Senin (24/6).

Acara pelepasan dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Cianjur H Aban Sobandi, SH, MH, Wakil Rektor I, II dan III, perwakilan Yayasan Pendidikan Suryakancana, para Dekan dan Wakil Dekan serta seluruh civitas akademika Unsur.

Para peserta KKN kali ini akan ditempatkan di 9 kecamatan yang tersebar di 34 desa diantaranya Kecamatan Cilaku (3 desa), Warungkondang (4 desa), Gekbrong (4 desa), Cibeber (4 desa), Mande (5 desa), Sukanagara (5 desa), Cikalongkulon (4 desa), Campaka (3 desa), dan Cugenang (2 desa).

“KKN merupakan pelaksanaan dari tri dharma perguruan tinggi, tahun ini mengambil tema KKN KWU yang nantinya diharapkan mahasiswa mampu memberikan dorongan pada masyarakat yang ada di lokasi KKN, untuk selanjutnya akan diseminarkan mulai tingkat desa hingga universitas dan untuk membantu keberadaan Inkubator Bisnis di Unsur,” kata Ketua Panitia KKN KWU Tahun 2019 sekaligus Ketua LPPM Unsur, Dr. dr. Hj. Trini Handayani SH, MH saat pelepasan.

Rektor Unsur Prof Dr H Dwidja Priyatno, SH, MH, Sp.N dalam sambutanya berharap para peserta menjaga nama baik almamater. Menurutnya KKN merupakan salah satu program yang wajib diikuti oleh para mahasiswa dalam setiap tahun akademik sebagai mata kuliah intrakurikuler.

“KKN diharapkan menjadi model yang baik serta menerapkan ilmu dan kemampuan yang dimiliki pada daerah-daerah lokasi KKN,” kata Rektor.

Sekda H Aban Sobandi, SH, MM dalam sambutanya menyebutkan KKN Unsur tahun ini diharapkan mampu membantu Pemerintah Kabupaten Cianjur mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini masih terpuruk di Jawa Barat.

“Saya sangat bangga sekali dengan almamater yang juga mengantarkan saya seperti saat ini, maka kalian juga peserta KKN harus merasa bangga kuliah di Unsur, untuk itu bantu Pemkab Cianjur dalam penerapan KKN di masyarakat untuk peningkatkan IPM khususnya di bidang pendidikan, ekonomi dan kesehatan,” ucapnya.

(*/nag)