Aliasi Pemuda Peduli Hukum Ancam Demo Bawaslu

CIANJUR-Aliansi Pemuda Peduli Hukum (APPH) mengancam akan menggeruduk kantor Bawaslu Cianjur untuk menggelar aksi.

Hal itu dilakukan lantaran Bawaslu dinilai kurang responsif terhadap kasus-kasus dugaan kecurangan dalam Pemilu 2019 lalu.

Koordinator APPH, Galih mengatakan, pesta demokrasi merupakan wujud kedaulatan rakyat. Karena itu, publik juga berhak megawal pesta demokrasi itu berjalan jujur, adil dan bersih.

“Kami miris, sebenarnya ada banyak kasus dugaan kecurangan di pemilu kemarin,” katanya.

Menurut catatannya, ada sejumlah kasus dalam pemilu lalu yang tak ditangani sebagaimana mestinya.

Salah satunya kasus dugaan pemalsuan ijazah yang jelas-jelas mencederai kedaulatan rakyat dalam demokrasi.

“Karena itu, Bawaslu harus profesional dalam menindaklajuti setiap kasus-kasus yang sudah dilaporkan itu. Bawaslu tidak boleh abai,” tegasnya.

Terpisah, Komisioner Bawaslu, Hadi Dzikri Nur menyatakan, pihaknya selama ini sudah bekerja optimal dalam menangani setiap pelaporan.

Bawaslu juga tetap menindaklanjutinya. Hanya saja, ada sejumlah laporan yang tidak bisa ditindaklanjuti lantaran beberapa faktor.

“Semua laporan sudah kami tindaklanjuti. Termasuk terkait dugaan penggunaan ijazah palsu. Sekarang sudah dilimpahkan ke kepolisian,” jelasnya.

Hadi mengatakan, Bawaslu dan Gakumdu juga bekerja secara serius dalam menangani semua pelaporan.

“Kami tidak main-main, kita bekerja sesuai dengan fakta-fakta,” pungkasnya.

(dil)