Giliran Gudang dan Rumah di Haurwangi Ludes Terbakar

RADARCIANJUR.com – Kebakaran kembali terjadi, kali ini si jago merah melalap habis gudang penyimpanan PT Triofood di Jalan Raya Bandung, tepatnya di Kampung Panaruban RT1/8, Desa Haurwangi Kecamatan Haurwangi, Sabtu (29/6), sekitar pukul 14:30 WIB. Selain itu, api juga melalap habis satu unit rumah semi permanen milik warga.

Ketua RW 8, Iskandar (45) menyatakan, saat itu dirinya hanya mendengar suara seperti gemeretak. Lantaran penasaran, ia lantas mengecek asal suara tersebut yang ternyata berasal dari gudang penyimpanan makanan.

“Apinya sudah besar. Warga juga langsung berdatangan,” ungkapnya.

Kendati demikian, sejumlah warga masih berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Sayangnya, api begitu cepat membesar dan membuat warga memilih mundur. “Karena gak mungkin cuma pakai ember. Apinya sudah sampai atap,” katanya.

Kebakaran itu sendiri menimbulkan asap hitam tebal yang membumbung tinggi hingga membuar warga dan pengendara yang kebetulan melintas mendekati lokasi. “Langsung kontak polisi sama pemadam kebakaran,” jelasnya.

Kapolsek Bojongpicung, AKP Muhamad Nur mengatakan, kendati kebakaran tersebut cukup besar, beruntung tidak ada korban jiwa. “Kerugian materil perkirakan lebih kurang Rp50 juta, korban jiwa nihil,” katanya.

Dari sejumlah keterangan saksi di lokasi, kebakaran tersebut diduga berasal dari tempat pembakaran sampah yang terletak di bagian samping gudang penyimpanan limbah makanan ringan kemasan, minyak gorang dan lai-lain.

Lantaran angin bertiup cukup kencang, api kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan berukuran delapan kali 12 meter tersebut. Sementara, upaya warga sekitar memadamkan api pun percuma karena api sudah cukup besar.

“Sampai akhirnya, salah satu rumah warga milik Yayah, juga terbakar disambar api,” jelasnya.

Muhamad Nur menjelaskan, proses pemadaman api sendiri berlangsung cukup lama. Sebab, di dalam bangunan yang terbakar, terdapat banyak benda-benda yang mudah terbakar. Setidaknya tiga unit mobil pemadam kebakar dikerahkan untuk mematikan api.

“Dua (damkar) Mako Cianjur, satu unit dari Kecamatan Sukaluyu. Api baru bisa padam pukul 17.00 WIB,” jelasnya.

(mat)