Sah! Jokowi-Ma’ruf Jadi Presiden dan Wakil Presiden Terpilih

SUDAH DITETAPKAN: Ketua KPU RI, Arief Budiman bersalaman dengan calon presiden terpilih, Joko Widodo.

RADARCIANJUR.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan Joko Widodo atau Jokowi dan Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024.

“Dengan ini, menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 nomor urut 01 Sdr. Ir. H. Joko Widodo dan Sdr. Prof. Dr. (H.C) KH. Ma’ruf Amin dengan perolehan suara sebanyak 85.607.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah nasional, sebagai Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Periode Tahun 2019-2024,” ujar Ketua KPU Arief Budiman dalam rapat pleno terbuka penetapan paslon terpilih presiden dan wakil presiden yang digelar di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/6).

Rapat pleno ini dihadiri paslon 01 Jokowi dan Ma’ruf Amin beserta jajaran Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf serta sejumlah menteri kabinet Jokowi.

Sebelumnya, KPU telah mengumumkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019. Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin unggul 55,5 persen atau 85.607.362 suara, sedangkan paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 44,5 persen atau 68.650.239 suara.

Setelah resmi ditetapkan sebagai presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo (Jokowi) mengajak Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno bersama-sama membangun bangsa Indonesia.

Jokowi dalam awal sambutannya bersyukur atas penetapan dirinya dan KH Ma’ruf Amin sebagai pasangan presiden dan wakil presiden terpilih melalui Rapat Pleno Terbuka. Jokowi juga sampaikan terimakasih atas kepercayaan dari masyarakat Indonesia.

Jokowi berjanji akan melanjutkan tugas sejarah mengemban amanat rakyat membawa Indonesia semakin maju dan bermartabat sejajar dengan negara-negara lain di dunia. “Kami berdua akan mendedikasikan diri kami untuk mencapai cita-cita para pendiri bangsa, kami berdua akan berjuang sekuat tenaga akan bekerja sekuat tenaga untuk melanjutkan Pondasi yang telah kami bangun bersama Bapak Jusuf Kalla pada periode pertama pemerintahan,” ucap Jokowi.

Sebagai presiden terpilih, Jokowi mengajak Prabowo dan Sandiaga terlibat dalam pembangunan bangsa Indonesia. “Kami menyadari bahwa Indonesia adalah negara besar, Indonesia tidak bisa dibangun hanya dengan satu orang dua orang atau sekelompok orang. Oleh karena itu saya mengajak Pak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Uno untuk bersama-sama membangun negara ini,” ucap Jokowi.

Jokowi yakin mereka berdua adalah patriot yang menginginkan negara kita makin kuat makin maju dan makin adil dan makmur. Terakhir, Jokowi mengajak seluruh rakyat Indonesia kembali bersatu dan melupakan perbedaan politik yang sempat memanas selama proses Pemilu 2019. “Mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk melupakan perbedaan pilihan politik yang sempat membelah kita 02 dan 01 kita harus bersatu kembali menjadi Indonesia negeri Pancasila yang mempersatukan kita semuanya,” tandas Jokowi.

(tmp/pos)