Pentingnya Bersihkan Alat Make-up dan Tak Sembarang Coba Produk Tester

Alat make-up harus rutin dibersihkan untuk meminimalisasi peradangan pada kulit. (Shutterstock)

RADARCIANJUR.com Hampir semua perempuan menggunakan make-up setiap hari. Karena itu penting untuk membersihkan wajah setiap hari untuk menghapus make-up. Dan bukan hanya wajah, tetapi penting juga membersihkan alat-alat make-up.

Mengapa? Tentu wajah tak ingin terpapar bakteri dan kuman. Selain bisa membuat iritasi, jarang membersihkan alat make-up juga bisa memicu timbulnya jerawat. Apalagi jika alat-alat make-up dipakai setiap hari.

Dilansir dari Allure, Selasa (2/7), berbagai alat riasan yang paling wajib dibersihkan secara berkala di antaranya adalah sikat atau kuas brush untuk perona pipi atau bedak. Menurut ahli dermatologi dan penata rias, Anda harus membersihkan alat tersebut setiap pekan untuk mencegah penumpukan bakteri dan menyebabkan jerawat.

Sebagian besar dokter kulit bahkan menyarankan untuk merendam alat, terutama kuas foundation dan concealer, seminggu sekali minimal untuk mencegah penumpukan bakteri. “Kuas yang digunakan di sekitar mata harus dibersihkan setidaknya dua kali sebulan. Yang lainnya bisa dicuci sebulan sekali,” kata penata rias Ashleigh Ciucci.

Menurutnya, jika kuas kotor, aplikasi make-up akan berbintik-bintik dan sulit menyatu dengan kulit. Metode terbaik untuk membersihkan alat make-up hanya membutuhkan air dan sabun lembut.
Misalnya membersihkan spons, kuas, atau beauty blender. Cukup basahi dengan air hangat. Tuang setetes pembersih kuas make-up atau sabun ke telapak tangan. Pijat lembut ujung bulu di telapak tangan. Bilas bulu.

Keringkan sisa air berlebih dengan handuk bersih. Biarkan sikat mengering dengan bulu-bulu yang menggantung di ujung meja, sehingga memungkinkannya kering. Jangan biarkan sikat kering di atas handuk sebab bulunya bisa menjadi berjamur.

Sementara itu, Profesional Make-Up Artist Genevieve Candy mengungkapkan, menjaga kebersihan alat make-up juga harus diimbangi dengan langkah pintar saat mencoba tester produk di toko. Sebab, jika alat make-up di rumah sudah bersih, namun sembarangan mengaplikasikan produk kecantikan, maka kotoran tetap saja akan menempel.

Untuk itu, ia menyarankan agar tak memakai tester atau produk contoh. Sebab tester yang terbuka rentan menjadi sumber bakteri.

“Kalau lipstik, cobainnya di tangan saja atau di bagian kulit lain. Atau di tisu. Jangan sampai bakteri terpapar di kulit. Karena yang pakai tester kan banyak,” ujar Candy di Museum Tekstil dalam acara Emansifashion baru-baru ini.

Sehingga sangat penting menjaga kulit tetap sehat dari berbagai aspek. Bukan hanya rajin merawat mukanya tapi juga pandai dalam bersikap memilih make-up dan membersihkan alatnya. “Kuncinya adalah kulit yang sehat akan menunjang make-up lebih berkilau,” tutupnya.

(jwp)