Melihat Pabrik Beras di Cianjur di Musim Kemarau

JEMUR GABAH: Gabah untuk menutupi kebutuhan BPNT sedang dijemur. Foto: Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Menghadapi musim kemarau, penyuplai beras bantuan untuk warga miskin optimistis, stok tidak akan kekurangan. Penyuplai melihat beberapa wilayah di Cianjur masih berhasil memanen, padi sehingga stok sampai bulan November bisa diprediksi terpenuhi.

Untuk mensiasati persediaan bulan Desember dan Januari, pihaknya akan melakukan penyetoran gabah. Seorang penyuplai beras bantuan warga miskin untuk wilayah Karangtengah, Cianjur Kota, dan Gekbrong, H Iroj Rojai (48), mengatakan, perbulan ia diminta menyuplai sebesar 180 ton untuk tiga wilayah tersebut.

“Untuk menyediakan 180 ton beras tersebut, kami memberdayakan pabrik sekitar dari lingkungan petani di Cianjur, kalau diprediksi akan kekurangan baru dari wilayah luar sekitar Cianjur, kami menjamin kualitasnya karena diproses dari penggilingan semuanya mulai dari panen, penjemuran, penggilingan, sampai pengepakan,” ujar Iroj, ditemui di pabrik beras di kawasan Kampung Nangela 2, Desa Babakan Caringin, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Kamis (4/7).

Ia mengatakan, untuk saat ini para petani di sebagian besar wilayah Cianjur masih melakukan panen. “Kami melakukan antisipasi untuk bulan Desember-Januari, kami akan melakukan stok beberapa bulan sebelumnya,” katanya.

Untuk bantuan pangan non tunai warga miskin, kata H Iroj, stok disediakan sesuai data dan standar kualitas yang telah ditentukan. “Beras premium yang kami distribusikan jenisnya Ciherang IR 64,” kata Iroj.

Ia mengatakan, rata-rata perhari mendistribusikan bantuan beras untuk warga miskin sebesar 7 ton. “Kami tetap memberdayakan petani sekitar, jadi kami bisa tahu kualitas berasnya. Urusan penggilingan juga ada empat pabrik penggilingan padi yang dirangkul agar kualitas beras tetap bisa dipertahankan,” kata Iroj.

Ia mewanti-wanti untuk petani yang ingin bekerjasama agar memperhatikan kualitas beras agar saat distribusi dan sampai ke tangan penerima tetap terjaga kualitasnya.

(dil)