Hari Ini Calhaj Cianjur Berangkat

RADARCIANJUR.com – Pagi ini, Sabtu (5/7), calon jamaah haji (calhaj) asal Cianjur akan berangkat menuju ke embarkasih Bekasi. Untuk mengantisipasi keterlambatan waktu, rombongan calhaj kloter 02 akan diberangkat lebih pagi dengan melalui jalur puncak. Sebagai antisipasi, apabila terjadi keterlambatan maka rombongan akan melalui jalur alternatif Jonggol atau Padalarang.

Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Adhimas Sriyono Putra mengatakan, pemberangkatan calon jamaah haji hari ini akan berlarian dengan waktu. Pasalnya, pemberangkatan yang akan melalui Jalur Puncak harus lebih pagi dikarenakan Jalur Puncak yang akan melakukan sistem satu arah atau one way menuju Cianjur.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Polres Bogor terkait pemberangkatan calhaj dari Kabupaten Cianjur menuju Embarkasih, Bekasi.

Waktu pemberangkatan pun dimaksimalkan se-pagi mungkin, jika akan melalui Jalur Puncak, rombongan calhaj harus diupayakan pada pukul 07.00 WIB sudah melakukan pemberangkatan. Akan tetapi jika melebihi waktu yang ditentukan, pihaknya akan melalui jalur alternatif Jonggol atau Padalarang.

“Untuk pemberangkatan besok (hari ini, red) kita sudah berkoordinasi dengan Polres Bogor. Kalau bisa pemberangkatan kita upayakan sekitar jam 7 pagi untuk menghindari sistem satu arah. Jika tidak, kita akan mengalihkan jalurnya ke Jonggol maupun Padalarang,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya sudah menyiapkan 15 Polisi Lalulintas (Polantas) di setiap titik jalan yang akan dilalui rombongan calhaj Kabupaten Cianjur. Hal itu guna mengurai kemacetan dan memperlancar pemberangkatan dan satu unit mobil patwal pun turut mengiringi pemberangkatan hingga tiba di Bekasi.

“Guna memperlancar di perjalanan, kita sudah siapkan satu mobil patwal hingga Bekasi dan 15 anggota Polantas yang siaga mengatur jalur agar iring-iringan tidak lama di jalan,” terangnya.

Tidak hanya pengamanan dan pengaturan perjalanan calhaj saja, pihaknya pun sudah mengatur untuk penumpukan kendaraan di Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur. Pengaturan seperti para pengiring calhaj untuk tidak memarkirkan kendaraan di bahu jalan, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

Seperti diketahui pada pemberitaan sebelumnya, dari total 1.382 calon jamaah haji (calhaj) Kabupaten Cianjur, ternyata ada empat calhaj yang gagal berangkat ke Tanah Suci. Empat calhaj yang belum berhasil pergi akan ditagguhkan waktu pemberangkatannya tahun depan yaitu 2020.

Dengan jumlah empat calhaj yang batal berangkat itu artinya jumlah keseluruhan calhaj yang berangkat dari Cianjur mencapai 1.378 orang. Staf Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Cianjur, Mamat Selamet mengatakan, penyelenggaran haji tahun ini tak mengalami kendala berarti.

Persiapan demi persiapan sudah disiapkan dari mulai paspor hingga visa. Keempat calhaj yang mengalami kendala, satu di antaranya mengalami kecelakaan lalulintas (lakalantas). “Satu di antaranya mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan salah satu kakinya patah,” ujarnya didampingi Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama Kabupaten Cianjur, Tavip Supriyadi.

Mamat mengungkapkan, calhaj yang mengalami kecelakaan itu merupakan calhaj dari kloter 34 yang direncanakan berangkat pada Sabtu (15/7). Sedangkan tiga calhaj lainnya yaitu satu orang dari kloter 02 dan dua orang dari kloter 72.

Bagi calhaj yang ditunda pemberangkatannya bisa menunaikan Rukun Islam kelima itu pada 2020. Namun untuk tahun depan pun jika ingin berangkat harus ada surat keterangan yang ditandatangani. “Jadi mereka (calhaj, red) berangkatnya tahun depan, tidak memaksakan tahun ini. Dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kebetulan juga salah satu anak dari calhaj ada yang berangkat tahun depan jadi ada sekaligus pengawasan juga dari pihak keluarga,” jelasnya.

(kim)