Keluarga Calhaj Kesulitan Air Bersih

Suasana penampungan calon haji di asrama kemenag Cianjur.

RADARCIANJUR.com – Para pengantar jemaah haji mengeluh kesulitan air Gedung Dakwah Jalan Raya Bandung-Cianjur, saat mereka menginap menemani keluarganya yang akan berangkat.

Seorang pengantar jemaah haji, Rosita (42) mengatakan, sejak dirinya datang ke gedung dakwah Cianjur, kemarin, ia sudah merasakan kesulitan air bersih.

“Kemarin tak ada air, baru keluar pagi ini, airnya juga kuning ternyata,” katanya, Jumat (5/7).

Ia mengatakan, terpaksa menggunakan air di masjid yang berada di seberang gedung Kemenag untuk mandi dan keperluan lainnya.

“Tadi pagi saya melihat baru ada petugas yang bersih-bersih airnya sudah keluar jadi kami gunakan saja,” ujarnya.

Berbeda dengan para jemaah haji yang tinggal di kamar dan di kasur, para pengantar jemaah tinggal di sebuah aula beralas karpet saja.

Saat dikonfirmasi terkait fasilitas kamar mandi untuk para jemaah haji, Humas Kemenag Cianjur, H Ayi Rustandi mengakui kurangnya fasilitas yang ada di penginapan di gedung Dakwah.

“Untuk jemaah haji kami pasang kasur semua di ruang IPHI di wisma ulama, karena sudah kami antisipasi kebanyakan jemaah daerah selatan pasti banyak yang datang lebih awal,” kata Ayi.

Ia mengatakan, untuk permasalahan para pengantar memang pihaknya mengaku kewalahan.

“Kalau untuk masalah air kami akui sekarang musim kemarau sumur mulai mengering, dari dulu juga untuk daerah sini memang airnya seperti itu kuning mungkin bekas sawah,” katanya.

Menurutnya air yang kuning tersebut harus disaring dulu, ia berjanji memberikan pelayanan semaksimal mungkin fasilitasnya.

“Kalau untuk para pengantar yang banyak dan ikut menginap memang sulit diprediksi,” katanya.

Ia mengatakan hari pertama saja ada 170 kendaraan yang masuk dan para pengantar yang berjubel. Pihaknya akan melakukan sterilisasi menjelang keberangkatan.

“Termasuk nanti kami minta pengamanan dari kepolisian, pengamanan internal sudah standby kami di sini,” katanya.

Ia memgatakan jemaah haji dari Cianjur dijadwalkan berangkat Sabtu (6/7) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

“Acara pelepasan akan dilakukan oleh PLT Bupati Cianjur Herman Suherman,” katanya.

(dil)