Konfercab PMII Cianjur Berlangsung Panas

HARUS MUFAKAT: Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Cianjur menyelenggarakan Konfercab XII selama dua hari Sabtu hingga Minggu (29-30/6). FOTO: PC PMII Kabupaten Cianjur For Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Penyelenggaraan Konferensi Cabang (Konfercab) XII Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Cianjur tak berjalan mulus.

Pasalnya, konfercab yang sejatinya diagendakan berlangsung selama dua hari tersebut diwarnai dengan adu argumen antara peserta sidang dan pimpinan sidang dari Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa barat.

Menurut penuturan salah seorang peserta sidang, Eko Idham yang merupakan delegasi dari kampus terbesar di Cianjur (universitas Suryakancana) mengatakan, bahwa keabsahan pimpinan sidang harus di buktikan dengan surat mandat.

“Harusnya, PKC lebih tahu administrasi, jangan seperti tamu yang masuk orang semaunya,” ujarnya.

Pada saat berjalannya sidang, PKC PMII Jawa barat ini diduga mencoba mencampuri urusan internal PC PMII Cianjur dan mencoba berbuat curang dengan menafsirkan aturan tidak sesuai denga makna yang sebenarnya.

“PKC PMII Jawa Barat, sudah kondisikan oleh salah satu calon sehingga berusaha untuk berbuat curang,” ungkapnya.

Konferensi yang penuh dengan ketegangan ini akhirnya dilanjutkan oleh Badan Pelaksana Konfercab untuk dilanjutkan kembali.

Ketua Badan Pelaksana Konfercab (BPK), Fahmi Mufti mengatakan, demi menyelamatkan organisasi dan atas dasar perintah Pengurus Besar (PB) PMII, pihaknya mengambil alih agar tidak ada kekecewaan dari peserta sidang akibat dari penundaan tersebut.

“Karena pimpinan sidang pleno IV tidak melanjutkan hinga akhir, maka kami mengambil alih dan menyelesaikan sidang hingga pemilihan,” tegasnya.

Berdasarkan hasil putusan sidang pleno IV, menurut kesaksian peserta peninjau, delegasi Kampus Al-Itihad, Encep mengungkapkan, forum pada waktu itu menyepakati Ismat Nasrulloh yang merupakan Calon Ketua yang di usung oleh Kampus STISIP Guna Nusantara memenangkan suara.

“Sidang akhirnya dilanjutkan, saya pun meninjau dan menyepakati dengan kemenangan Ismat Nasrulloh berdasarkan hasil suara peserta penuh,” tandasnya.

(kim)