Ini Dia Calhaj Termuda Cianjur

BERSAMA KELUARGA: M Ilham Pratama Putra (19) menjalani ibadah haji pertamanya dan menjadi calon haji termuda di Kabupaten Cianjur. FOTO: Hakim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Dari 402 calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Cianjur, ada satu calhaj yang cukup menuai perhatian. Nama panggilannya Ilham dan masih berusia 19 tahun. Mahasiswa Institut Teknologi Telkom Bandung Fakultas Komunikasi menjadi calhaj termuda yang berangkat pada Sabtu (6/7) kemarin lusa itu.

Nama lengkapnya M Ilham Pratama Putra. Rumahnya di Kampung Cibeureum Kaler RT05/RW01 Kecamatan Cugenang. Ia tinggal bersama kedua orangtuanya, Iwan Suryana (41) dan Alia Azahra (40). Ilham merupakan anak pertama. Kedua adiknya masing-masing Rajhan Zahiran Putra (16) dan Ratu Zahrani Putri (9).

Saat ini, Ilham merupakan mahasiswa aktif Institut Teknologi Telkom Bandung Fakultas Komunikasi. Ia pun sementara waktu harus meninggalkan keluarga tersayangnya itu untuk ngekos di Bandung, tempat ia menuntut ilmu.

Namun, di sela kewajibannya sebagai kaum intelektual, Ilham pun bersyukur mendapat kesempatan untuk pergi menunaikan ibadah haji tahun ini. Dengan mantap, ia bersama keluarganya sudah berada di Kantor Kemenag Kabupaten Cianjur sejak pukul 05:00 WIB, Sabtu (6/7).

Perawakan badannya tinggi. Sedikit senyuman. Tatapan matanya terbilang tajam bak elang yang bersiap untuk menerkam mangsanya. Namun, indra penglihatannya itu cukup mengelabui. Ternyata, Ilham memiliki kepribadian yang ramah. Pertanyaan setiap pertanyaan dari awak media dijawabnya dengan penuh senyuman.

“Persiapan yang sudah saya siapkan itu dibimbing sama ayah yang udah berangkat pada tahun 2013. Jadi, insya Allah semua sudah siap termasuk jasmani dan rohani,” ujarnya seraya tersenyum.

Ayah dari Ilham sendiri akan berangkat kembali pada empat tahun berikutnya yakni tahun 2023. Ayahanda tak akan seorang diri, ia akan ditemani dua orang adik Ilham yaitu Rajhan dan Ratu.

Sementara ayah Ilham, Iwan Suryana merasa yakin bahwa anak sulungnya itu bisa melaksanakan ibadah haji dengan lancar. Rasa kepercayaan ayahnyalah yang menjadikan suntikan semangat Ilham.

Waktu menunjukkan pukul 10:00 WIB. Tak terasa, lima jam sudah berlalu. Mata Ilham pun mulai mengeluarkan air mata ketika dirinya akan berangkat. Di pelukan sang ibu dirinya meminta doa restu agar bisa menjadi haji yang mabrur dan kembali ke Tanah Air.

Melangkah. Ilham mulai sejengkal demi sejengkal menjauh dari kerumunan keluarga untuk memasuki bus yang akan membawanya beserta rombongan calon jamaah haji lainnya menuju Asrama Haji Embarkasih, Bekasi. Sering kali ia pun membalikkan lehernya untuk menengok ke belakang.

Lambaian tangan keluarga mengiringi keberangkatan Ilham. Penuh harap terpancar dari raut wajah kedua orang tua Ilham agar anaknya bisa menjaga diri selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

(kim)