Sabet Sembilan Medali, Juara Umum OSN 2019 Tingkat SD

RADARCIANJUR.com– Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta keluar sebagai juara umum Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2019 tingkat sekolah dasar (SD) di Yogyakarta pada 30 Juni sampai 6 Juli.

DKI Jakarta berhasil meraih sembilan medali, terdiri atas tiga emas, lima perak dan satu perunggu dari 60 medali yang diperebutkan dari dari dua mata pelajaran dilombakan yakni IPA dan Matematika.

Posisi kedua ditempati Provinsi Jawa Timur, meraih sembilan medali terdiri atas satu medali emas, tiga perak dan tiga perunggu.

Sedangkan posisi ketiga ditempati Provinsi Banten yang meraih delapan medali, terdiri dari satu emas, satu perak, dan enam perunggu.

Keluar sebagai penerima piala “The Best Overall” dalam bidang IPA yaitu Arkan Daffa Arjakumara, siswa SDN 4 Penganjuran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Sedangkan penerima piala “The Best Overall” dalam bidang Matematika yaitu Chrysander Immanuel Ambrose Setiawan, siswa SDK 6 Penabur, Jakarta. Seluruh peraih medali emas, perak dan perunggu juga menerima hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp4.000.000 (medali emas), Rp3.000.000 (medali perak), serta Rp2.000.000 (medali perunggu).

Direktur Pembinaan Sekolah Dasar (Direktur PSD) Kemendikbud Khamim mengatakan, dengan kompetisi ini, anak-anak secara matang mampu terus berupaya untuk menjadi yang terbaik. Mereka bukan hanya cerdas secara intelektual tetapi juga mempunyai karakter baik dan akhlak mulia.

“Dengan begitu, sesuai amanat presiden, maka siswa SD perlu ditanamkan pendidikan karakter, karena pada saat inilah waktu yang sangat menentukan bagi anak-anak untuk selanjutnya melanjutkan pendidikan di jenjang berikutnya,” tuturnya.

Dilanjutkan Khamim, tahun ini merupakan periode terakhir dari pembabakan pembangunan pendidikan nasional. Tema yang diangkat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang ketiga yaitu peningkatan daya saing regional. Artinya hasil kompetisi yang anak-anak ikuti nanti akan mampu menumbuhkan budaya semangat belajar.

Selain itu, bagi guru-guru juga akan tumbuh semangat bagaimana agar menyajikan proses pembelajaran yang berkualitas di ruang kelasnya, berinovasi, menjawab tantangan-tantangan yang kemarin sudah dilalui para siswanya.

Khamim menitipkan pesan kepada para kepala daerah agar memaksimalkan APBD bagi sektor pendidikan. “Kami berharap pemerintah daerah memaksimalkan penggunaaan dana APBD sehingga nanti siapa yang cepat mengintervensi bisa dilihat hasilnya melalui putra-putrinya dalam olimpiade berikutnya,” katanya.

(esy/jpnn)