Polres Cianjur Tambah Sentuhan Terhadap Masyarakat

PELAYANAN JADI PRIORITAS: Polres Cianjur tak pernah berhenti memberikan pelayanan yang maksimal dan optimal kepada masyarakat.

RADARCIANJUR.com – Pelayanan prima dan memberikan kenyamanan terhadap masyarakat sudah menjadi prioritas, terlebih anggota kepolisian sebagai pengayom masyarakat. Ramah tamah dan juga murah senyum nampaknya harus menjadi bagian utuh ketika menyajikan terhadap masyarakat.

Pasalnya, kepolisian tidak hanya bersinggungan dengan penindakan kriminal, namun pelayanan seperti pembuatan pelaporan yakni Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) atau Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas), pembuatan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) dan identifikasi sidik jari sudah tidak asing lagi ditemui.

Secara keseluruhan, pelayanan terhadap masyarakat oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) saat ini lebih humanis dan membuat rasa nyaman kepada masyarakat. Sehingga tak ada kesan rasa takut saat masyarakat memiliki kepentingan dengan kepolisian. Seperti halnya Kepolisian Resor (Polres) Cianjur yang bermetamorfosis dengan mengedepankan pelayanan prima terhadap masyarakat.

Tak hanya itu, ragam fasilitas pun ditingkatkan agar masyarakat tak merasa bosan dan jenuh. Kesan tak nyaman pun kini dirubah. Pelayanan pembuatan atau SPKT kini disulap lebih nyaman, dari mulai ruang tunggu dengan sofa, televisi dan juga air conditioner (AC).

Kepala SPKT Polres Cianjur, Ipda Asep Harsono mengatakan, dengan fasilitas yang ada, kini masyarakat sudah lebih nyaman. Tak heran, saat Radar Cianjur memasuki ruangan, suasana sejuk begitu terasa dari hembusan angin AC. Kesan yang tak nyaman rasanya tidak sama sekali hinggap dalam diri. “Tentu dengan fasilitas yang ada saat ini, masyarakat sudah lebih aman dan nyaman. Karena kami saat ini kami mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat dan mayoritas pelayanan yang kita berikan cukup membuat puas masyarakat,” ujarnya.

Seakan tak ada puasnya, ada rencana peningkatan fasilitas pun akan direalisasikan. Polres Cianjur untuk pelayanan SPKT akan menyediakan tempat untuk bermain anak dan ruang ibu menyusui. Lanjutnya, semua yang diberikan untuk lebih mendekatkan kepolisian dengan masyarakat.

Selain SPKT, pelayanan yang sering masyarakat perlukan yakni pembuatan SIM. Tentunya masyarakat yang aktifitas lebih banyak menggunakan kendaran roda dua dan roda empat pastinya harus memiliki SIM terlebih dahulu.

Setiap harinya, banyak masyarakat hilir mudik datang untuk melakukan pembuatan izin mengemudi. Untuk mengimbangi hal tersebut, Polres Cianjur tentunya tak tinggal diam. Ruang tunggu yang luas diberikan pendingin ruangan, televisi dan juga beragam gambar rambu-rambu sebagai penambah pengetahuan mengenai lalulintas. “Yang jelas kita memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang menunggu giliran saat akan membuat SIM, sehingga tidak jenuh bahkan bosan,” ujar Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Adhimas Sriyono Putra.

Tidak hanya itu, pada ruang tunggu pun disediakan buku bacaan, tempat bermain anak dan ruang ibu yang menyusui. Selain adanya ruang tunggu, pada gedung yang didominasi warna biru dan putih tersebut terdapat ruang bimbingan konseling dan ruang pencerahan sebelum pembuatan SIM.

Dari hasil tersebut, Polres Cianjur akhirnya membuktikan bahwa kesan humanis dan nyaman. Pelayanan SIM Polres Cianjur mendapatkan predikat juara pertama sebagai pelayanan publik bidang regident kategori Satpas level I sampai dengan III Jajaran Polda Jawa Barat. Penghargaan tersebut diberikan oleh Dirlantas Polda Jabar, Kombespol Prahoro Tri Wahyono pada 2018.

Bahkan, saat ini pelayanan SIM Polres Cianjur menjadi percontohan untuk Polres lainnya. “Prestasi yang kita dapatkan tentunya sebagai bentuk wujud terhadap pelayanan prima dan keutamaan kenyamanan masyarakat dalam pembuatan SIM,” tambahnya.

Ruskandar (48), salah satu warga Kampung Cisaat, Desa Cipeyeum, Kecamatan Haurwangi yang sedang membuat perpanjangan SIM sangat merasakan fasilitas yang memang begitu nyaman. Tak hanya itu, praktek pencaloan pun dirasakan olehnya sama sekali tidak ada. “Saya lihat tidak ada calo sama sekali untuk pelayanan SIM ini, pelayanan publiknya sudah lebih baik, prosesnya cepat,” ungkapnya.

Hal senada pun diungkapkan Devi Siswati Colcord (39), dirinya mengatakan proses perpanjangan maupun pembuatan SIM jelas, transparan dan lancar tak ada kendala. Bahkan pelayanan publik membuat masyarakat tak bosan ketika menunggu. Bahkan petugas pun tak tinggal diam ketika dirinya kebingungan, turut mengarahkan. “Petugasnya mengarahkan saya dengan baik dan penuh keramahan, saya rasa prosesnya pun tidak lama,” terang warga Kampung Sindanglaka Desa Sindanglaka Kecamatan Karangtengah.

Ke depannya, Satpas Polres Cianjur akan merencanakan untuk menghadirkan coaching klinik dan proses pelayan SIM yang lebih cepat. Pelayananan lainnya yang dimiliki Polres Cianjur yakni pembuatan SKCK, ada keistimewaan pada pelayanan ini. Bagi masyarakat yang sudah membuat SKCK namun berhalangan untuk mengambil, petugas dari Polres Cianjur pun siap untuk mengantarkan ke rumah masyarakat.

“Selama dua tahun ini saya menjabat untuk pelayanan terhadap masyarakat dalam hal SKCK, dari sebelumnya di bangunan lama kini mempunyai bangunan baru dan tertata rapi dengan beragam fasilitas untuk masyarakat serta ada layanan antar,” ujar Kasat Intelkam Polres Cianjur, Rachmat Hamdan.

Seperti halnya pelayanan lainnya, pihaknya lebih mengedepankan sikap yang lebih humanis dan bagaimana melayani masyarakat dengan semaksimal mungkin. Bahkan waktu pembuatan SKCK yang dilakukan lebih cepat.
Bahkan, penyelesaian untuk SKCK dilakukan hingga selesai. seakan tak mengenal waktu, hingga malam hari pun harus diselesaikan tanpa ditunda.

Di sisi lain, pelayanan identifikasi atau perekaman sidik jari nampaknya jarang diketahui masyarakat. Namun nyatanya pelayanan tersebut sangat penting. Dari satu data bisa tersambung dengan data yang terdapat di e-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur. “Perekaman sidik jari ini bisa mendata masyarakat dan sangat membantu juga yang bekerjasama dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) yang kini kita memiliki tiga alat terbaru, salah satunya alat yang melakukan pemindaian sidik jari yang bisa mengetahui biodata,” ujar Anggota Satuan Unit Idenfitikasi Satreskrim Polres Cianjur, Bripka Nanang.

Dari semua pelayanan Polres Cianjur tentunya diberikan untuk masyarakat, ini membuktikan Polres Cianjur mengedepankan rasa nyaman dan aman dalam pelayanan prima. Sebagai pengayom masyarakat yang mencontohkan pengabdian terhadap masyarakat, tentunya tak sedikit yang ingin menjadi anggota kepolisian.

Masyarakat pun bisa mendaftarkan diri sebagai anggota kepolisian melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bagsumda) Polres Cianjur melalui tahapan-tahapan yang harus dilalui seperti mendaftarkan diri, melakukan pembinaan anggota dari jasmani, melakukan pelatihan psikologi, pelatihan akademik dan yang terakhir pengecekan kesehatan.

Sebelumnya, Bagsumda Polres Cianjur terlebih dahulu melakukan sosialisasi untuk merekrut calon anggota polisi ke sekolah-sekolah di Kabupaten Cianjur. “Pelayanan kepada masyarakat tentunya kami mempersiapkan penerimaan anggota polri kepada calon anggota polri dengan memberikan pembinaan dan latihan dengan memberikan sosialisasi kepada sekolah-sekolah mengenai tata caranya,” ujar Kabagsumda Polres Cianjur, Kompol Agus Toni.

Proses yang dilakukan tanpa ada pungutan biaya apapun, sehingga transparansi terhadap penerimaan anggota polri jelas tanpa pungli.

(kim)