Pengemudi Mabuk Berat, Mobil Toyota Inova Berhenti di Tengah Jalan Profesor Moh Yamin

MABUK BERAT: Pengendara roda empat Toyota Inova dengan nomor polisi (nopol) B 1698 BKJ berhenti di tengah Jalan Profesor Moh. Yamin kemarin (10/7).

RADARCIANJUR.com – Permasalahan dalam kehidupan nampaknya tidak harus dibawa kepada hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan juga orang lain. Terlebih jika terjerumus terhadap perbuatan yang melanggar norma agama dan budaya.

Seperti halnya Brabastyo (27), remaja yang sudah pernah membina bahtera rumah tangga mengalami permasalahan dengan pacarnya. Dirinya merasa pusing dengan permasalahan yang dideranya.

Akhirnya pada kemarin subuh, dirinya melampiaskan segala permasalahannya dengan menenggak minuman keras (miras) di wilayah Cipanas. Namun, hal tersebut berdampak terhadap dirinya yang kala itu akan pulang ke rumahnya di Desa Cimenteng Kelurahan Sayang.

Saat melintasi Jalan Profesor Moh. Yamin atau Pasar Beas, kendaraan roda empat Toyota Inova dengan nopol B 1698 BKJ, berhenti di tengah jalan.

Hal tersebut dikarenakan efek minuman keras yang membuatnya mabuk, selain itu dirinya pun merasakan kantuk yang teramat berat. Beberapa warga sekitar yang melihat kejadian tersebut mengerumuni kendaraan dan melihat yang bersangkutan seperti orang yang tak sadarkan diri.

Warga yang melihat kejadian tersebut mencoba membangunkan yang bersangkutan, hal tersebut ditakutkan korban mengalami sakit jantung ataupun pingsan.

Salah seorang warga pun akhirnya berinisiatif untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cianjur Kota, agar dapat ditangani.

Dwi biasa disapanya, akhirnya diboyong ke Kantor Polsek Cianjur Kota untuk dimintai keterangan.

“Saya ada masalah sama pacar saya, pacaran tapi tidak dianggap, dekat dengan wanita lain tapi dilarang. Jadi saya harus bagaimana? Kan saya jadi pusing,” ujar pria yang biasa disapa Dwi ini.

Dirinya pun terus bercerita mengenai kronologi yang dialaminya dan sebelumnya merasa bahwa mobil yang dikendarainya merasa sudah berada di bahu jalan.

“Kami sebelumnya mendapatkan laporan dari warga sekitar ada mobil yang berhenti di tengah jalan yang mengakibatkan kemacetan, hingga akhirnya kami berinisiatif untuk menuju lokasi dan mengamankan yang bersangkutan,” terang Anggota Reskrim Polsek Cianjur Kota, Brigadir Polisi (Brigpol), Rian.

Pihaknya pun tidak melakukan penindakan hukum, hanya melakukan pemeriksaan saja dan bahkan tidak terbukti menggunakan obat-obatan terlarang.

 

View this post on Instagram

 

Klarifikasi terkait pengemudi yang berhenti di jalan siang tadi, 10 Juli 2019. #radarcianjur

A post shared by Radar Cianjur (@radar_cianjur) on


(kim)