Persiapkan Hidup yang Sehat di Usia 40-an

ilustrasi

RADARCIANJUR.com –Kehidupan yang sehat, bahagia, dan mapan akan setiap orang butuhkan terutama memasuki usia lanjut 40-an. Tentunya, mimpi tersebut harus dibangun sejak masih muda dengan perencanaan yang matang.

Meski sudah banting tulang sejak muda, tak jarang masih ada yang terjebak dengan rutinitas monoton tersebut hinggga usia senja. Berdasarkan keterangan tertulis Avrist Assurance, Senin (7/1), secara psikologis orang Indonesia terjebak konsep hidup ‘Rat Race Cycle’, yakni suatu konsep upaya pengejaran sesuatu tanpa henti tetapi tidak mendapatkan hasil maksimal.

Tentu, Anda tak mau terjebak dalam rutinitas tersebut. Karena seharusnya, saat memasuki usia 40 tahun, Anda sudah mulai bisa menikmati hasil kerja keras selama ini. Bahkan, sudah bisa menyisihkan waktu untuk menikmati hidup bersama keluarga dengan sehat dan mapan.

Untuk itu, ada 4 langkah yang bisa Anda lakukan untuk mempersiapkan hidup sehat dan mapan saat memasuki usia 40 tahun. Apa saja?

1. Ubah Gaya Hidup

Mulailah mengosumsi makanan dengan gizi dan nutrisi seimbang, seperti sayuran, ikan, dan buah-buahan. Tidak perlu yang organik, yang penting mendapatkan gizi seimbang. Selain itu, tak ada salahnya melakuan pemeriksaan kesehatan secara rutin ke rumah sakit atau laboratorium. Ini dilakukan untuk melihat potensi penyakit dan cara pencegahannya.

Setelah itu barengi dengan olahraga yang teratur. Tidak perlu pergi ke gym dengan biaya yang menguras kantong. Lakukan dengan cara sederhana seperti berjalan cepat di pagi hari, lari, atau olahraga yang bisa dilakukan di manapun juga, dengan memanfaatkan teknologi media nirkabel seperti YouTube atau aplikasi olahraga lainnya.

2. Segera Perbaiki Catatan Bulanan Keuangan

Perhatikan pemasukan dan pengeluaran setiap bulan. Perbaiki catatannya dengan mengkurasi, mulai dari yang paling penting hingga yang paling tidak. Seimbangkan keinginan dan kebutuhan yang urgensinya paling penting, yaitu dengan sistem prioritas. Anda bisa menggunakan cara manual menggunakan buku catatan atau dengan cara instan menggunakan aplikasi di telepon genggam.

Catat semua, baik itu yang terendah jumlahnya sampai yang paling besar. Terlihat sepele ya, padahal inilah yang menentukan kemana arah pemasukan dan pengeluaran setiap bulan.

3. Buat Pos Uang

Buatlah pos keuangan. Pos ini bisa membatasi penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya seperti pos uang belanja bulanan, ongkos, investasi, dan tak terduga atau dana daruat. Dana darurat yang ideal untuk pasangan menikah dengan anak adalah 12 kali pengeluaran bulanan rumah tangga. Tentunya ini berguna untuk mengatasi berbagai kondisi.

4. Pilih Produk Investasi yang Menguntungkan

Investasikan uang Anda dengan aman. Selain rumah dan emas, Anda bisa menginvestasikan uang Anda dalam asuransi. Asuransi adalah salah satu bentuk investasi jangka panjang yang bisa dinikmati disaat usia matang maupun dana darurat. Bila berinvestasi di asuransi, calon nasabah akan mendapatkan keuntungan investasi dan perlindungan jiwa apabila terjadi risiko kehidupan yang dapat terjadi kapan saja, misalkan meninggal dunia.

Oleh karena itu, bila terjadi risiko meninggal dunia, maka investasi nasabah dapat diwariskan kepada keluarga atau ahli waris. Dengan begitu, ahli waris dapat terproteksi secara finansial.

Salah satunya dilakukan Avrist Assurance, yang menawarkan produk-produk yang menunjang kehidupan kita baik individu, rumah tangga, maupun korporat. Dengan pengalaman selama lebih dari 40 tahun, Avrist telah mengembangkan dan memantapkan beberapa kanal distribusi antara lain Agency, Bancassurance, Employee Benefit, dan Syariah. Serta menyediakan produk-produk asuransi jiwa, asuransi kecelakaan dan kesehatan, asuransi berbasis syariah, asuransi jiwa kredit serta pensiun baik untuk perorangan maupun korporasi.

“Kami memiliki tekad untuk memberikan proteksi dan keamanan finansial sepanjang hidup dengan produk finansial yang terpadu, menjadi mitra terpercaya setiap anggota keluarga Indonesia untuk memberikan rasa aman di saat mereka mengejar aspirasi di dalam hidupnya dimanapun mereka berada,” ujar Anna Leonita, Presiden Direktur, PT Avrist Assurance.

(jwp)