Cara Wisata Kuliner Ramah Lingkungan

RADARCIANJUR.com– KULINER jadi salah satu motivasi terbesar turis dunia untuk memilih destinasi wisata. Tak heran banyak kota di dunia yang menonjolkan makanan sebagai bintang utama untuk menarik wisatawan.

Tak terkecuali di Indonesia, negara yang kaya akan khazanah makanan dan minuman lokal ini begitu menarik untuk dijelajah dalam soal rasa hidangan. Masalahnya wisata kuliner juga meninggalkan jejak karbon yang tidak sedikit. Mulai dari yang dihasilkan transportasi dari dan menuju restoran, kemasan, sampai produk makanan itu sendiri.

Berikut adalah beberapa cara berwisata kuliner ramah lingkungan, pertama lebih baik makan di tempat langsung dibanding bungkus makanan langsung di rumah makan, cafe atau restoran berarti memangkas bungkus kemasan makanan seperti sterofoam, kotak karton, kertas bungkus, atau plastik. Belum lagi ditambah alat makan dari plastik. Makan di tempat langsung sebenarnya juga terbilang praktis dan dapat merasakan suasana kehidupan masyarakat setempat.

Selain itu bawalah kotak makanan sendiri, mulailah untuk mempertimbangkan membawa kotak makan sendiri saat berwisata. Hal ini untuk mengakali jika memang gemar membungkus makanan. Pilihlah kotak makan kedap udara, bertutup rapat, dan kalau bisa dengan bahan yang dapat dipanaskan langsung di microwave. Membuat makanan dapat disimpan lebih awet. Hal yang menjadikan restoran ini patut dikunjungi adalah bahan-bahan organik yang digunakan.

Serta habiskan Makanan yang telah disajikan limbah makanan merupakan penyumbang karbon terbesar ke tiga di dunia. Habiskan makanan yang di pesan. Cara lain adalah memesan dalam porsi yang sesuai agar tidak berlebih. Jika masih bersisa, bungkuslah makanan dengan kotak makan yang telah dibawa. Makanan ini dapat disantap ketika lapar di jalan atau di penginapan. Juga pilihlah rumah makan yang memanfaatkan produk hasil tani organik dan ramah lingkungan.

(net)