Festival Cikundul ke-2 Tahun 2019, Mainan Tradisional Khas Sunda Jadi Perhatian

MERIAH: Festival Cikundul 2019 diramaikan dengan berbagai sajian cara serta kegiatan dan lomba yang didasarkan atas seni dan budaya Cianjuran.

RADARCIANJUR.com – Acara Gerakan Seni dan Budaya ‘Rundown Festival Cikundul ke-2 Tahun 2019’ di Desa Cijagang, Kecamatan Cikalongkulon, digelar meriah. Selain ada stand barang-barang unik warisan nenek moyang, juga ada mainan tradisional Sunda.

Laporan: Mamat Mulyadi, CIKALONGKULON

KAMIS pagi (11/7) ada suasana berbeda di bale Desa Cijagang, Kecamatan Cikalongkulon. Setelah wartawan koran ini berkunjung ke bale desa yang dikenal sebagai desa wisata rohani terpopuler di Kabupaten Cianjur itu ada acara gebyar luar biasa.

Ya, acara ‘Rundown Festival Cikundul ke-2 Tahun 2019’ yang sudah rutin digelar setiap tahun sekali. Tampak berjejer stand barang-barang unik warisan nenek moyang dulu (buhun Sunda,red) ditampilkan, ada pula stand yang jadi perhatian pengunjung yaitu stand mainan khas Sunda.

Rahmat (38) salah seorang pengrajin mainan tradisional ciri khas Sunda diantaranya, permainan batok kelapa, jajangkungan dari bambu, mobil terbuat dari bahan bambu, dan lainnya.

“Stand ini khusus untuk yang hoby dengan permainan tradisional zaman dulu, untuk menjaga kelestarian dan yang cinta akan seni budaya kita,” kata Rahmat saat diwawancara Radar Cianjur.

Hal itupun dibenarkan Kepala Desa Cijagang, Asep Zulkarnaen K alias Kang Juna. Menurutnya, ajang acara ini untuk silaturahmi dan festival dengan menghadirkan pula selain mainan tradisional juga ada seni pencak silat dengan dihadiri semua budayawan.

“Jelasnya untuk melestarikan seni budaya dan kearifan lokal warisan nenek moyang kita, dari mulai Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA), sehingga masyarakat bisa menghargai warisan nenek moyang dulu,” ungkapnya.

Kang Juna menyampaikan, berbagai rangkaian acara gelaran seni dan budaya. Ada sekitar belasan saung (stan) terbuat dari bambu asli khas Cianjur, jadi warga yang memiliki bakat atau potensi seni hasil warisan nenek moyang bisa ditampilkan.

“Jelasnya mengajak kepada masyarakat biar cinta dan tetap melestarikan seni dan budaya kita jangan sampai pudar,” tutur salah satu kades di Kecamatan Cikalong ini kepada wartawan ini.

Acara ‘Rundown Festival Cikundul 2019’ tersebut diisi berbagai kegiatan, diantaranya seni pencak silat, lomba membuat rumah dari bahan bambu gudang lumbung padi dan rumah adat istiadat ‘Sunda’ bahkan sampai ngambil air dari aliran sungai Cikundul, arak-arakan jampanan, lengser, dongdang, lomba tumpeng, seni tari jaipongan, wayang golek, ethnic percusion dan teater serta lainnya.

“Bahkan dari mulai stand per mainan Japan dulu, pusaka pedagang, batu kaki, kaos kahas Sunda Dan lainnya,” pungkasnya.

(**)