Awas! Masih Ada LGBT di Cianjur

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur, KH. R. Abdul Halim menyatakan, lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) kemungkinan besar masih ada di Kabupaten Cianjur. Karena itu, pihaknya meminta kepada masyarakat, utamanya dari dunia pendidikan agar waspada.

Menurutnya, LGBT merupakan salah satu penyakit yang ada di tengah masyarakat yang rentan dengan penyebaran penyakit seks menular, salah satunya HIV/AIDS. Di sisi lain, penyebaran virus yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya itu sulit untuk dibendung.

Sehingga perlu digalang kerjasama dan sinergitas antara masyarakat dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur, Dinas Pendidikan, TNI-POLRI serta pihak terkait lainnya.

“Jadi perlu ada kerjasama dan sinergitas semua pihak untuk mewaspadai LGBT di Cianjur ini,” tuturnya, kemarin.

Hal yang paling mengerikan adalah, katanya, jika sampai LGBT sampai masuk ke dunia pendidikan yang menurutnya menjadi salah satu tempat yang cukup rawan dimasuki. Alasannya, anak dan remaja yang masih dalam masa pencarian identitas, sangat mudah sekali terpengaruh akan hal-hal yang negatif.

“Hasilnya, mereka masuk ke dalam pergaulan yang salah karena secara emosional umur ini masih sangatlah labil,” jelasnya.

Berdasarkan pendataan dan hasil penelusuran dari berbagai pihak, daerah yang cukup rawan dengan LGBT ini adalah wilayah Cianjur selatan dan Utara.

“Kalau Cianjur selatan ini kan masih banyak masyarakat yang awam, jadi mudah dibujuk,” terangnya.

Sementara untuk wilayah Cianjur utara, yang merupakan sentra pariwisata yang jadi jujugan banyak pendatang dari luar daerah, membawa risiko tersendiri.

“Sebenarnya hampir setiap kecamatan sangatlah rawan. Tapi yang paling rawan ya dua daerah itu (Cipanas dan Cianjur selatan),” ungkapnya.

Menilik pada kondisi tersebut, pihaknya akan terus berupaya mencegah pengaruh LGBT di sekolah-sekolah melalui sosialisasi bekerjasama dengan TNI-POLRI serta pemerintah daerah.

“Jika misalkan ada laporan dari masyarakat adanya LGBT, kami akan segera bertindak dengan melakukan pembinaan,” ujarnya.

(riz)