Satu Calhaj Cianjur Terserang Stroke

MENUJU TANAH SUCI: Salah satu calhaj dari 403 calhaj kloter 34 asal Cianjur berpamitan dengan sanak saudara sebelum diberangkatkan kemarin siang (15/7). FOTO: Hakim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pemberangkatan calon jamaah haji (calhaj) Kabupaten Cianjur kloter 34 diberangkatkan kemarin (15/7). Para calhaj dilepas oleh Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman; Dandim 0608 Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani dan Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur, Pardi Suhardian pada pukul 14.00 WIB.

Berbeda dengan pemberangkatan pertama. Calhaj gelombang kedua ini melalui Jalur Puncak. Pasalnya, pemberangkatan melalui Jalur Puncak tak menemui kendala seperti sebelumnya.

Di gelombang kedua pemberangkatan itu, calhaj hanya berjumlah 403 ditambah enam petugas. Sementara satu orang yang tidak bisa berangkat mengalami sakit stroke ringan. Wartini (65), calhaj dari Pasir Sembung, Kecamatan Cilaku harus menunda kepergian ke Baitullah karena sakitnya.

Para calhaj mulai berangkat menjelang sore hari yakni 15.30 WIB menggunakan 12 armada bus. Tak hanya sendiri. Bus tersebut mendapatkan pengawalan dari petugas kepolisian, Polisi Militer (PM), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur dan Tim Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur.

Di antara para calhaj tersebut, putra pertama dari Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman pun turut berangkat di kloter 34 bersama dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cianjur. “Pelepasan dilakukan pada pukul 14.00 WIB oleh Plt Bupati Cianjur dan berangkat pada pukul 15.30 WIB,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Cianjur, Tavip Supriyadi.

Persiapan sudah lengkap dan tak menemui kendala. Visa dan paspor pun sudah dibagikan kepada para calhaj, sehingga nantinya para calhaj tidak kebingungan mengenai dokumen pemberangkatan. “Semua dokumen sudah lengkap dari mulai visa dan paspor, jadi calhaj sudah tinggal duduk manis,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman berharap, para calhaj yang berangkat maupun yang sudah tiba di Tanah Suci bisa menjadi haji mabrur. “Saya berharap, para calhaj bisa menjadi haji mabrur, diberikan kelancaran dan selamat sampai kembali ke Tanah Air dan kita doakan bersama-sama,” harapnya.

(kim)