Dua Rumah di Cugenang Hangus, Rp9 Juta jadi Abu

Dua unit rumah semi permanen di Kampung Pameungpeuk RT 03 RW 03, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, ludes dilalap si jago merah.FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Dua unit rumah semi permanen di Kampung Pameungpeuk RT 03 RW 03, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, ludes dilalap si jago merah, Kamis (18/7) sekitar pukul 11.30 WIB.

Diduga, kebakaran tersebut diakibatkan adanya konsleting listrik dari salah satu rumah warga. Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Neneng (69), salah seorang warga yang rumahnya habis dilalap api mengatakan, rumah yang ia tempati bersama keluarganya itu berukuran enam kali 10 meter persegi. Tak hanya rumah, seluruh isi dan harta bendanya pun hangus terbakar. Termasuk surat-surat dan dokumen penting.

“Uang senilai sembilan juta juga ikut terbakar. Padahal itu hasil mengumpulkan dari bertani, yang tadinya akan saya pakai untuk membangun rumah,” kata Neneng yang tak kuasa menahan air matanya.

Kepala Desa Cijedil, Pudin mengatakan, pihaknya tidak mengetahui persis penyebab pasti kebakaran tersebut. Hanya saja, dugaan sementara, kebakaran akibat konsleting listrik, atau karena dari tungku api yang berada di salah satu rumah warga.

“Memang dugaan sementara karena dua penyebab yang tadi. Namun pada saat kejadian, para pemilik rumah masih di ladang sedang bertani,” kata Pudin ditemui seusai kejadian.

Upaya yang dilakukan pemerintah desa, dikatakan Pudin, segera berkoordinasi dengan unsur pemerintah, selain tentunya ke pihak Damkar Cianjur, Satpol-PP Kecamatan, TNI/Polri, dan bersama-sama masyarakat yang langsung terjun kelokasi kejadian, guna pemadaman api.

“Menyikapi adanya kebakaran ini, tentunya kami terjun langsung kelapangan dan selanjutnya melaporkan kejadian kepada pemerintah daerah, serta dinas terkait,” tambahnya.

Sementara, Camat Cugenang, Slamet Riyadi mengimbau kepada seluruh warga di desa masing-masing, agar lebih meningkatkan kewaspadaan akan bahaya kebakaran dan lebih berhati-hati terhadap hal-hal yang berpotensi menyebabkan bencana tersebut.

“Di Kecamatan Cugenang sendiri, minggu-minggu terahir ini sudah beberapa kali telah terjadi bencana kebakaran,” ujarnya.

(dan)