Warga Cikalong Keluhkan Asap Pabrik Timah

CARI SOLUSI: Warga berudiensi dengan pihak perusahaan timah di aula Kecamatan Cikalong bersama muspika setempat untuk menyampaikan keluhan terkait asap pabrik yang dinilai warga cukup mengganggu lingkungan dan kesehatan warga..

RADARCIANJUR.com – Ratusan santri perwakilan beberapa Pondok Pesantren se-Kecamatan Cikalong dan warga setempat, mengeluhkan asap pabrik timah PT Set Java Globalindo dan PT Indosentra.

Mereka menilai, asap pabrik yang sudah berdiri belasan tahun itu cukup mengganggu lingkungan Desa Cinangsi. Mereka menggelar audiensi di aula Kecamatan Cikalong, Jumat (19/7) siang.

Camat Cikalong, Acep Junaedi mengatakan, awalnya pihaknya menerima sejumlah keluhan warga terkait asap pabrik timas tersebut. Karena itu, pihaknya berinisiatif mempertemukan pihak perusahaan dengan warga.

Menurutnya, bagaimanapun, keluhan warga tetap harus ditanggapi. Apalagi, terkait lingkungan dan kesehatan. “Intinya kami akan melayangkan surat langsung ke Plt Bupati Cianjur dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Karena, hasil dari audensi tadi, asap pabrik sangat membahayakan warga sekitar,” jelasnya.

Kasi Pemerintahan Desa Cinangsi, Asep Gunawan memaparkan, pihak desa tidak akan membuat keputusan sendiri, melainkan tetap mengembalikan kepada warga. Akan tetapi, kepentingan warga memang harus diutamakan.

“Bila keinginan warga ditutup jangan beroperasi lagi, ya sebaiknya tutup saja. Karena pihak desa tidak ada kepentingan apapun juga dalam hal ini,” bebernya.

Kepala Puskesmas Cikalong, dr Budi Bahktiar menjelaskan, melihat hasil survei yang sudah dilakukan, dampak limbah pabrik timah itu memang mempengaruhi kesehatan warga sekitar. Jika tidak segera ditemukan solusi, maka bisa menimbulkan bahaya lain.

“Pasalnya ada peningkatan penyakit dari warga sekitar seperti diare, gatal-gatal, pilek dan gangguan saluran pernapasan. Karena bau asap aneh,” terang Budi.

Sementara, perwakilan PT Set Java Globalindo dan PT Indosentra Fuziono mengatakan, pihaknya tidak bisa mengambil keputusan apapun terkait tuntutan warga itu. Dirinya akan lebih dulu menyampaikan hasil audiensi itu kepada manajemen dan mengikuti perkembangan yang ada.

Kendati demikian, Fauziono menegaskan pihaknya tetap akan mengikuti aturan dan hukum yang ada. “Kita akan mengikuti aturan dan prosesnya bagimana. Jelasnya, mengikuti saja,” jawabnya.

Di tempat yang sama, Kapolsek Cikalong, AKP Toha mengatakan, kedatangan pihaknya hanya untuk mengamankan jalannya pertemuan antara warga dan pihak perusahaan. Pihaknya juga bersyukur audiensi berlangsung aman dan lancar.

“Kami hanya mengamankan saja. Soal hasil, silahkan dikonfirmasi ke pihak terkait yaitu pemangku kebijakan pemerintah setempat, baik kecamatan dan Pemkab Cianjur,” singkatnya.

(mat)