Enam Warga Desa Sukaluyu Positif DBD

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Enam warga Kampung Babakan Jati Desa Sukaluyu Kecamatan Sukaluyu terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD). Laporan tersebut diterima oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Sukaluyu dari ketua RW setempat.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, Puskesmas Kecamatan Sukaluyu melakukan pengecekan kepada enam warga tersebut. Dari hasil pengecekan, memang benar bahwa keenam warga dimaksud positif DBD.

Tapi di lokasi yang sama, tidak menemukan warga lainnya yang terserang DBD. Hanya enam warga itu saja.

“Keenam warga tersebut merupakan warga Kampung Babakan Jati, Desa Sukaluyu. Saat mendapatkan laporan dari pak RW, kami langsung ke lokasi dan memeriksa enam warga. Setelah positif, langsung dirujuk ke RSUD Cianjur untuk penanganan lebih lanjut. Selain warga yang enam tadi, yang lainnya tidak ada yang terserang DBD,” ujar Kepala Puskesmas Kecamatan Sukaluyu, Dr Nurul Hadi.

Selain melakukan pengecekan, pihaknya langsung memberikan sosialisasi kepada warga setempat mengenai pemberantasa dan mencari sarang nyamuk agar tidak terjadi hal serupa. Menurutnya itu hal yang cukup efektif dibandingkan harus melakukan foging.

“Kami selalu antisipasi, namun hal ini di luar perkiraan. Sehingga kami akan terus melakukan sosialisasi pencegahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Rosdiani Dewi menuturkan, kejadian DBD di musim kemarau sangat jarang terjadi. Kalau pun terjadi, itu biasanya pola hidup bersih dan sehat (PHBS) yang kurang diperhatikan dan diterapkan.

“Musim kemarau itu biasanya jarang ada yang terjangkit, kalau pun ada, biasanya karena PHBS yang kurang diperhatikan dan dilakukan,” terangnya.

Setelah mendapatkan laporan enam warga Desa Sukaluyu tersebut, pihaknya melakukan pengecekan lingkungan dan foging. Tak lupa juga memberikan sosialisasi PHBS kepada warga agar memperhatikan kebersihan lingkungan.

Nyamuk yang menyebabkan DBD, biasanya bersarang di tempat yang kurang bersih dan bak mandi yang tidak dikuras.

“Nah selain lingkungan yang tidak bersih, bak mandi dan penampungan air juga harus diperhatikan dan dibersihkan, agar tidak menjadi sarang nyamuk,” paparnya.

(kim)