IJTI Gelontor Tiga Tangki Air Bersih

DISERBU: Warga langsung menyerbu truk pembawa air bersih dengan membawa ember dan bak air.

RADARCIANJUR.com – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Cianjur melakukan bakti sosial dengan berbagi air bersih untuk sejumlah wilayah di Kecamatan Sukaluyu, Cianjur. Daerah sasaran difokuskan di wilayah warganya mengalami krisis air bersih cukup parah.

Tak kurang dari tiga truk tangki air berkapasitas 5.000 liter disebar di tiga wilayah. Salah satunya adalah di Kampung Paseban, Desa Hergamanah, Kecamatan Sukaluyu. Pembagian air bersih untuk konsumsi itu dilakukan dalam dua hari terakhir, Sabtu dan Minggu (21/7).

Yati (34) salah satu warga setempat mengungkap, sudah sejak sekitar tiga bulan ke belakang, warga sudah kesulitan air bersih lantaran sumur-sumur warga yang selalu mengering di musim kemarau.

Sementara, saluran pipa PDAM sama sekali tak menyentuh daerah di tempat tinggal mereka. Satu-satunya solusi adalah membuat lubang-lubang serapan di dekat aliran sungai yang juga sudah mulai mengering.

“Makanya dibuat lubang-lubang. Banyak di pinggir-pinggir sawah dan sungai,” ungkapnya.

Kendati demikian, air hasil resapan itu sejatinya tak cukup bersih digunakan untuk mencudi pakaian dan alat dapur dan makan minum. Sayangnya, warga tak memiliki pilihan lain.

“Kalau tidak begitu, kita gak bisa nyuci,” lanjutnya.

Untuk minum dan memasak, warga hanya mengandalkan air galon yang harganya cukup membebani. Apalagi, rata-rata, warga di wilayah tersebut berprofesi sebagai petani penggarap dan buruh tani dengan hasil pas-pasan.

Hal tak jauh berbeda disampaikan Mak Herher (73). Selama ini, daerahnya memang selalu mengalami kekeringan saat musim kemarau datang. Namun sejak dua tahun terakhir, keringnya sumur-sumur warga itu makin menjadi.

Meski air sumur kotor dan sedikit, tapi warga masih bisa memanfaatkannya dengan menampungnya di bak atau ember-ember dan diinapkan semalam lebih dulu sebelum dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kalau sekarang sudah enggak bisa. Sumurnya kering,” bebernya.

Karena itu, dengan adanya bantuan air bersih tersebut, warga pun langsung berbondong-bondong dengan membawa ember, bak atau tempat yang bisa menampung air sebanyak-banyak-banyaknya.

“Alhamdulilah ada bantuan air bersih, semoga bermanfaat,” tuturnya.

Sementara, Ketua IJTI Korda Cianjur, Rendra Gozali mengatakan, kegiatan berbagi air bersih ini merupakan bentuk kepedulian jurnalis televisi yang bertugas di Cianjur. Hal itu dilakukan setelah para jurnalis tersebut meliput kondisi kekeringan di wilayah tersebut.

“Untuk berbagi air bersih ini rencananya ada sembilan titik di beberapa kampung yang memang kondisinya sangat membutuhkan air bersih. Dua hari ini kami kirim 15 ribu liter tiga kampung. Setidaknya bisa mengurangi derita warga yang sangat berharap adanya air bersih untuk keperluan MCK,” ujarnya kepada wartawan disela-sela pembagian air bersih kepada warga.

Rendra menambahkan, kegiatan bagi-bagi air bersih ini bka bukan hanya dilakukan pihaknya saja, melainkan juga sejumlah rekan dan donatur yang memiliki kepedulian dengan nasib warga itu.

“Ternyata mendapat dukungan dari para donatur yang juga ikut menyumbang air kepada warga. Kami berharap, kegiatan serupa bisa dilakukan di lokasi lain yang sama-sama mengalami kekeringan. Karena ini meman bukan pertama kali kami lakukan,” harapnya.

(tim)