Mulai Sekolah di SDN Kebon Jeruk, Raisya Aktif dan Ceria

SUDAH MULAI SEKOLAH: Raisya sudah mengenakan semua perlengkapan sekolah barunya kemarin pagi saat dijemput Kabid SD Disddikbud Kabupaten Cianjur, Agus Supiandi untuk masuk sekolah di SDN Kebon Jeruk. FOTO: Hakim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Lebih aktif dan ceria. Hal itulah ditunjukan Raisya Nur Apriliani (7) yang kini bisa bersekolah di SDN Kebon Jeruk. Kendati pada saat pembelajaran masih perlu didampingi ibundanya, Enung (42). Di hari Sabtu (20/7) saat bersekolah Raisya nampak lebik aktif dibandingkan murid lainnya.

Saat itu, pada Sabtu (20/7) pagi, murid-murid melakukan olahraga senam bersama dengan guru-guru. Berbeda dari murid lainnya, Raisya menunjukan semangat dalam bersekolah. Tak heran, hal tersebut membuat dirinya lebih mudah dekat dengan teman sebayanya.

“Setelah Sekolah, bangunnya suka lebih pagi, langsung mandi dan sarapan. Enggak sabaran pengen cepet-cepet pergi ke sekolah,” ujar Enung, ibunda Raisya.

BACA JUGA: Telat Verifikasi, Raisya Tak Bisa Sekolah

Tapi saat hari pertama sekolah, Raisya sempat menangis. Hal tersebut bukan karena apa-apa. Namun Raisya menjadi murid terakhir saat sedang mengerjakan soal yang diberikan guru.

“Pas lagi belajar dan mengerjakan soal dari guru, dia (Raisya, red) nangis karena jadi yang terakhir. Ya namanya anak-anak, saya kasih tau bahwa wajar kalau namanya belajar begini. Kan gak mungkin langsung bisa, kalau langsung bisa, buat apa ada sekolah,” paparnya.

Namun hal tersebut tidak membuat Enung terbebani. Justru membuatnya bangga. Anak ke empat dari lima bersaudara ini lebih ceria dari sebelumnya.

Bagi Enung, anaknya harus lebih tinggi dalam menggapai pendidikan. Agar kelak bisa membawa nama keluarga menjadi lebih baik.

BACA JUGA : Alhamdulillah, Akhirnya Raisya Bisa Sekolah

“Semoga dengan semangat Raisya untuk bersekolah bisa menjadi modal utamanya untuk tak pernah bosan belajar,” harapnya.

Selain itu, ada hal yang menarik bagi Enung. Saking semangatnya Raisya bersekolah. Ketika Minggu pagi (21/7), Raisya sudah menanyakan jam berapa dirinya akan berangkat sekolah. Hal tersebut menjadi gelak tawa ibunda dan kakanya. Lalu Enung pun memberitahu bahwa hari ini (kemarin, red) sekolah libur.

Kedua orang tua Raisya pun tentunya menginginkan Raisya bisa menjadi harapan keluarga. Sehingga bisa menjadi contoh untuk semua. Semangat Raisya bisa menjadi contoh dan menjadi motivasi untuk menuntut ilmu.

(kim)