Polda Jabar Turun Tangan Ikut Kejar Pembunuh Amelia

Foto Amelia Ulfah Supandi semasa hidup. Facebook

RADARCIANJUR.com – Kasus pembunuhan Amelia Ulfah Supandi (22) alumni D3 Institut Pertanian Bogor (IPB) Senin (22/7) lalu, benar-benar menyita perhatian publik.

Bagaimana tidak, sosok yang dikenal cerdas, baik dan ramah ini ditemukan meninggal dalam keadaan setengah telanjang di Jalan Sarasa, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi.

Untuk mengusut kasus tersebut, Polda Jawa Barat pun siap ikut turun tangan dalam mengungkap tabir kematian gadis yang rencananya akan melanjutkan S1 tersebut. Polda Jabar bakal membantu proses penyelidikan kasus pembunuhan Amelia.

Saat ini, sejak jasad Amelia ditemukan pada Senin (22/7) lalu, para pelaku masih belum tertangkap. Polres Sukabumi Kota pun langsung menurunkan dua tim khususu ntukmemburu para pelaku.

Perhatian khusus pada kasus tersebut, langsung disampaikan Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudy Sufahriadi di sela-sela kunjungannya ke Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (25/7). Menurutnya, pihaknya bakal membantu penyelidikan kasus tersebut.

“Nanti, pasti kita akanbackupsemuanya,” singkat Irjen Pol Rudy Sufahriadi kepada Radar Sukabumi (Grup Radar Cianjur), Kamis (25/7).

Semenatara itu, Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Rizaldi Satriamengaku pihaknya masih melakukan proses penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Namun begitu, dirinya menegaskan kasus tersebut menjadi atensinya. “Belum ada perkembangan. Sampai saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan,” aku AKP Rizaldi Satria kepada Radar Sukabumi.

Sebelumnya juga, Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Budi Nuryanto mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan tim dari dua Polres yang saat ini terus mengumpulkan data dan keterangan di lapangan.
“Tim kami di lapangan masih mengumpulkan data dan keterangan,” ujar Budi, Rabu (24/7) Keluarga dan tetangga korban di Gang Mulus Tornado Jalan Prof Mochamad Yamin RT02/ RW09, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, juga terus menunggu kabar dan perkembangan dari pihak kepolisian.

Para tetangga banyak yang emosional dan mengutuk pelaku pembunuh yang menewaskan Amelia. Mereka cukup mengenalbaikAmeliasehinggabanyak yang merasa kehilangan.

Seorang tetangga yang rumahnya berdempetan dengankeluarga Amelia, Abdulqodir (50), mengatakan, ia mengenal sosok Amelia sebagai gadis yang kuat dan berkarakter. Ia menduga Amelia melakukan perlawanan yang kuat saat pelaku melakukan kekerasan terhadap dirinya. Hal tersebut juga terlihat dari hasil visum yang menyebut bahwa Amel memiliki beberapa luka dalam.

“Saya menduga Amel melawan, saya cukupmengenalbaikiadari kecil,” kata Abdulqodir.

(upi/t)