Delapan Ketua RW di Desa Sukatani Diberi Hp Android

FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com-Pemerintah Desa Sukatani Kecamatan Pacet mendukung penuh program Jabar Juara, yakni terwujudnya Jawa Barat juara lahir batin dengan inovasi dan kolaborasi.

Salah satu upayanya adalah dengan memberikan inventaris handphone android kepada para ketua RW, dalam mempermudah akses komunikasi demi mendukung kelancaran program pemerintah.

Kepala Desa Sukatani Udin Sanusi menjelaskan, sangat mendukung berbagai program Jabar Juara Lahir Batin. Termasuk di dalamnya menjalin komunikasi dan silaturahmi antara masyarakat, tokoh masyarakat, serta tokoh agama, sehingga program pemerintah bisa terlaksana dengan maksimal.

“Untuk mendukung program pemerintah, kami melalui bantuan provinsi memberikan inventaris handphone android kepada para ketua RW. Sehingga akses komunikasi bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Diakui orang nomor satu di Desa Sukatani itu, selama ini para ketua RW di desa yang berbatasan dengan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ini tidak memiliki handphone berbasis android. Tentunya dengan adanya bantuan ini sangat membantu sekali, dalam mempermudah akses komunikasi.

“Ada delapan orang Ketua RW yang sudah diberikan HP. Nantinya akan ada juga operator tingkat desa yang mengatur serta membantu penyampaian program pemerintah,” terangnya.

Kedepan bantuan inventaris handphone ini akan diberikan kepada 10 orang anggota MUI Desa Sukatani, serta kepada 45 Ketua RT. Mereka nantinya sebagai penerima manfaat, akan memanfaatkan hp itu sebagai sarana pelaporan kegiatan hingga informasi update mengenai pemerintahan desa.

“Hampir sebagian besar para ketua RT dan anggota MUI ini belum memiliki hp android pribadi. Jadi untuk memudahkan komunikasi kami segera akan merealisasikannya,” terangnya.

Ketua MUI Desa Sukatani H. Bunyamin mengaku sangat merespon sekali jika adanya rencana Pemdes Sukatani memberikan bantuan inventaris hp untuk anggota MUI. Lantaran ini sangat membantu akses komunikasi para anggota MUI.

“Anggota MUI selama ini belum memiliki android, jadi jika ada bantuan dari pemerintah jelas itu sangat memudahkan komunikasi. Hingga akhirnya berdampak pada mensukseskan berbagai program keagamaan di desa Sukatani,” pungkasnya.

(dan)