Pemuda Cianjur Selatan Tuntut Pemekaran Saat Plt Bupati CNL

DESAK DOB: Pemuda RESPECK desak percepat DOB Pemekaran Cisel saat Plt Bupati Herman Suherman CNL di Agrabinta, Sabtu (27/7).

RADARCIANJUR.com – Kesal kondisi infrastruktur selalu tertinggal terutama dalam segi pembangunan, membuat Resimen Pemuda Cianjur Kidul (RESPECK) mendesak pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Cianjur selatan.

Aksi desakan segera pemekaran oleh organsasi pemuda kidul itu dilakukan saat acara Cianjur Ngawangun Lembur (CNL) Plt Bupati Cianjur H Herman Suherman di Desa Wanasari Kecamatan Agrabinta, Sabtu (27/7).

Dengan membentangkan spanduk karton bertuliskan “Pamekaran Cianjur Selatan Harga Mati” itu kontan menjadi perhatian warga dan sejumlah pejabat Pemkab Cianjur.

Penelusuran Radar Cianjur, ada 14 kecamatan yang rencananya menjadi kecamatan yang menginduk ke Kabupaten Cianjur selatan.

Dari 14 kecamatan yang ada di Cianjur selatan ini rata-rata memiliki aset daerah tempat Wisata tentunya dalam hal ini bisa menopang anggaran untuk kedepannya.

Seperti dikatakan Ilham Hendrayana (34) salah seorang tokoh pemuda Cianjur kidul, jangan jadikan DOB Pamekaran Cianjur selatan sebagai senjata politik kepentingan kelompok dikala musim politik.

“Aksi ini berharap pihak Pemkab atau Plt bupati memperjelas tentang kapan persetujuan bersama antara DPRD, masyarakat Cianjur Kidul, dan bupati sepakat DOB, melihat kondisi infrastruktur dan lainya selalu tertinggal, maka kami atas nama warga Cianjur selatan memohon pihak pemerintah Kabupaten Cianjur untuk segera menandatangani dan mengkaji terkait DOB Cianjur selatan,” harapnya.

Ilham melanjutkan, setelah ditelusuri DOB hanya baru dalam pembahasan DPRD dan masyarakat saja yang sudah menandatanganinya.

“Kalau tanda tangan Bupati sampai sekarang masih terkatung-katung sebab kapasitas Plt tidak bisa menandatangani Pemekaran. Tetapi sekalipun tidak bisa, harapan masyarakat Plt bupati melakukan mediasi dan konsultasi khusus dengan Mendagri supaya kebijakan yang bisa di pertanggung jawabkan dan bisa mempercepat terkait DOB,” tegasnya.

Hal yang sama dikatakan peserta aksi lainya Edward (32), salah satu anggota Resimen Pemuda Cianjur Kidul pengurus Cabang Agrabinta, yang mengaku sudah bosan dengan janji-janji palsu elit politik terus mengibuli warga Cianjur selatan.

“Aksi ini tiada lain tujuanya demi terwujudnya cita-cita warga masyarakat Cisel memiliki kabupaten sendiri, sebab dengan terpisahnya Cisel menjadi Kabupaten Cianjur Selatan tidak akan lagi ketertinggalan dalam hal pembangunan dan pelayanan,” harapnya.

Masih menurut Edward, menghimbau masyarakat Cianjur Selatan untuk tetap konsisten dalam pergerakan ini, dan mengajak sama-sama berantas Oknum-oknum yang sengaja menciderai pergerakan dengan kepentingan pribadi atau golongan kecil.

“Harapan warga Cianjur selatan dari 14 kecamatan memohon kepada Plt bupati untuk segera mempercepat penandatanganan dan peninjauan DOB Cianjur selatan,” tegasnya.

(jay)