Krisis Air, Warga Haurwangi Andalkan Sumur Kecil yang Jauh dari Pemukiman

Babinsa Haurwangi Koptu Haryadi membatu warga untuk mengambil air bersih. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Memasuki musim kemarau, warga Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih. Sulitnya air bersih itu telah dirasakan warga lebih dari satu bulan terakhir.

Selama ini warga hanya bisa mengandalkan sumur kecil yang masih mengeluarkan air, untuk sekedar mandi warga terpaksa antre membopong jerigen dan ember.

Salah seorang warga, Imas (42) mengaku, sebulan terakhir sumur miliknya mengering sehingga tak bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangganya.

Untuk sekedar mandi dan memasak, Imas bersama warga lainnya setiap hari terpaksa berjalan mengangkut air sejauh satu kilo meter.

“Sumurnya kecil sekali jadi kadang berebut, ya akhirnya ngantri ngangkut pakai jerigen,” ungkap Imas, Senin (29/7).

Babinsa Haurwangi Koptu Haryadi mengatakan, saat ini warga hanya bisa memanfaatkan air dari subuah sumur kecil yang jaraknya lumayan jauh dari pemukiman warga.

“Untuk menutupi kebutuhan mandi dan dan mencuci, setiap hari warga harus mengambil air dari dari sebuah sumur kecil yang jaraknya sekitar satu kilo meter dari pemukiman warga, itu pun sekarang debit airnya sudah mulai berkurang,” katanya.

(dil)