Dekopinda Gelar Cerdas Cermat Pelajar se-Cianjur

BEREBUT: Sejumlah pelajar dari 11 sekolah saling beradu pintar dalam lomba tangkas terampil pada rangkaian Hari Jadi Koperasi ke 72. FOTO: Hakim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Hari Jadi Koperasi ke-72 nampaknya tidak hanya dirayakan dengan syukuran serta perayaan seremonial saja. Namun, untuk mengenalkan koperasi lebih jauh sekaligus membangkitkan minat, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Cianjur mengajak pelajar dari 11 sekolah dengan 18 tim dalam lomba tangkas terampil cerdas cermat.

Cerdas cermat tersebut tidak hanya berisikan tentang pengetahuan umum saja, namun pada setiap pertanyaan diselipkan pula mengenai sejarah Kabupaten Cianjur dan mengenai dunia koperasi.

“Tujuan kami adakan lomba ini untuk memberikan pemahaman mengenai koperasi kepada pelajar dalam rangka Hari Jadi Koperasi ke 72 serta sinergitas membangun Cianjur,” ujar Koordinator Lomba Tangkas Terampil Dekopinda, Bobby.

Akan tetapi, ada hal yang sangat disayangkan dalam penyelenggaran kegiatan tersebut. Dari seluruh sekolah yang turut diundang, hanya 11 yang ikut serta. Padahal, perlombaan tersebut tidak hanya menambah wawasan pelajar saja. Bahkan, beberapa sekolah unggulan maupun favorit pun tak turut ikut serta dalam kegiatan ini.

Dewasa ini, perlombaan cerdas cermat sangat jarang diadakan. Sehingga inilah yang menjadi gagasan Dekopinda untuk menghidupkan kembali di tengah arus era milenial.

“Disini yang ikut hanya pelajar dari sekolah-sekolah terjauh saja, seperti contoh dari Kecamatan Mande,” ungkapnya.

Sehingga ini mengindikasikan, pendidikan perkoperasian sangat rendah di dunia pendidikan. Hal tersebut sangat disayangkan oleh Dekopinda Kabupaten Cianjur. “Sebetulnya bukan dilihat sebatas perlombaannya, tapi dilihat dari pendidikan yang memuat tentang ekonomi,” jelasnya.

Sementara itu, Pelajar SMK Sinar Parahyangan, Yuliani mengungkapkan, baginya perlombaan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Banyak ilmu yang didapat olehnya. Tak hanya itu, siswi kelas 12 Jurusan Akutansi ini pun sangat menyayangkan ketidakikutsertaan pelajar lainnya dari sekolah favorit.

“Sangat seru dan tentunya menyayangkan sekali kepada pelajar yang tidak ikut, ya mungkin karena era milenial juga yang lebih memilih kegiatan lainnya dan menjadikan pelajar lainnya enggan,” tuturnya.

Di sisi lain, salah satu guru Bahasa Inggris SMA Al Ma’Moen, Dian Indah Febriani pun turut mengapresiasi kegiatan yang diadakan Dekopinda Kabupaten Cianjur. Baginya, kegiatan ini mampu membangkitkan perkoperasian di sekolah-sekolah dan bisa dikembangkan kembali.

“Siswa tidak hanya mengenal kata koperasi saja, tapi disini bisa lebih dalam dan disini diberikan pengetahuan lebih juga tentang perkoperasian,” paparnya.

(kim)