Waduh! Emak-emak di Cianjur Edarkan Sabu dan Ganja

TUNJUK BUKTI: Polres Cianjur berhasil menangkap sejumlah pengedar narkoba sekaligus mengamankan barang bukti ganja dan sabu. FOTO: Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Cianjur sudah melibatkan emak-emak. Perempuan berusia 40 tahun berinisial R pun harus berurusan dengan kepolisian setelah terbukti mengedarkan sabu dan ganja yang diperoleh dari balik jeruji besi Lapas Cianjur.

R tak seorang diri, ia diamankan bersama dengan lima pengedar lainnya. Berdasarkan informasi, R menjalani bisnis haramnya itu meneruskan usaha suaminya yang telah meninggal dunia.

Selama ini, R mendapat pasokan sabu dari teman almarhum suaminya yang masih berada di balik jeruji besi Lapas Cianjur. Faktor ekonomi menjadi alasan ibu yang mempunyai lima orang anak ini nekat menjual barang haram tersebut.

R tak bisa berkutik saat Satnarkoba melakukan penangkapan dan mendapati barang bukti seberat 8 gram. Barang bukti tersebut sudah dikemas dalam paket satu gram dan paket kecil. “Suami saya dulu pengedar. Kini sudah meninggal, karena faktor ekonomi saya terpaksa melanjutkan bisnis ini,” ujar R di Mapolres Cianjur, Kamis (1/8).

Ia menambahkan, ia mendapat info pengedar sabu dari teman suaminya yang berada di Lapas Cianjur. R mengatakan modus operandi yang biasa ia lakukan adalah dengan menghubungi calon pembeli. Setelah terjadi transaksi deal, pembeli segera melakukan pembayaran via transfer.

Setelah dibayar, R akan memberikan sabu pesanan pembeli di tempat yang telah disepakati, caranya dengan cara menempelkan barang haram tersebut di sejumlah objek seperti tiang listrik, pohon dan objek lainnya sambil terus diawasi dari kejauhan.

Selain R, Satnarkoba Polres Cianjur menangkap lima tersangka lainnya pengedar sabu dan ganja di beberapa tempat berbeda di wilayah hukum Polres Cianjur. Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah mengatakan, penangkapan lima tersangka tersebut berawal dari informasi warga lalu diselidiki oleh Satnarkoba Polres Cianjur.

Tersangka yang tertangkap pertama berinisial Y di Pacet. “Dari dia (Y) didapati ganja seberat 200 gram lalu dikembangkan dengan menangkap A di Bogor dengan barang bukti seberat dua kilogram ganja,” ujar Soliyah.

Soliyah menjelaskan, Satnarkoba Cianjur juga menangkap tiga tersangka sabu inisial E, S, dan R. “E dan S merupakan kakak beradik. Namun berbeda kasus perkara dengan R. Dari kakak beradik diamankan sabu seberat 11,3 gram,” tutur Kapolres.

Kasat Narkoba Polres Cianjur, AKP Ade Hermawan menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Muspida Cianjur serta BNN Cianjur terkait adanya kasus yang melibatkan informasi dari dalam Lapas Cianjur. “Untuk kasus ibu rumah tangga pengedar sabu dengan barang bukti seberat 8 gram, kami akan berkoordinasi dengan Muspida arahnya upaya preventif karena informasi dari dalam Lapas Cianjur,” kata Ade.

(dil)