Kronologis Penangkapan Pembunuh Alumni IPB di Cianjur

Polisi menggelandang seorang pria tersangka pembunuh alumni IPB di Mapolres Sukabumi Kota. (foto: Lupi/radarsukabumi.com)

RADARCIANJUR.com – Sebelas hari sudah berlalu, pasca penemuan jasad alumni D3 IPB Bogor, Amelia Ulfah Supandi (22) ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Senin (22/7) lalu. Namun kemarin, kepolisian berhasil mengamankan empat pelaku yang diduga menghabisi nyawa dara cantik warga Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur itu.

Kemarin pagi, tiga mobil tim Satreskrim Polres Sukabumi Kota meringkus pelaku di Jalan Veteran, Kampung Waas, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah. Tim yang beranggotakan enam personil bersenjata api itu dengan sigap menyerbu kendaraan pick up bernopol F 8472 WJ warna biru itu saat tengah berhenti di lampu merah.

Kala itu, mobil yang dikendarai pelaku tengah membawa muatan gas tiga kilogram dari arah Kota Cianjur menuju Rawabango. Saksi mata di tempat penyergapan, Ramson Sihotang (33) mengungkapkan, saat itu dirinya sedang merapihkan tempat tambal ban yang baru ia buka di pagi hari.

BACA JUGA: Ini Video Detik-detik Penangkapan Pelaku Pembunuhan Amelia Alumni IPB

Awalnya, ia mengira ada keributan di tengah jalan, namun saat melihat salah satu anggota mengeluarkan senjata api (senpi) pistol, maka ia pun berpikir sedang ada penangkapan pelaku kejahatan. “Pas waktu pagi itu saya kira orang mau ribut, tapi ada salah satu anggota mengeluarkan pistol dan saya berpikir itu lagi penangkapan,” ujarnya kepada Radar Cianjur.

Ia pun masih mengingat, petugas polisi segera mengamankan unit pick up beserta sang sopir dan seorang temannya yang berada di dalam mobil. “Lalu dua orang itu dibawa ke mobil yang berwarna hitam (milik petugas),” tuturnya.

Kejadian tersebut tidak berlangsung lama, hanya berkisar 10 menit. Dirinya pun tidak mengetahui penyergapan tersebut perihal pembunuhan salah satu warga Jalan Prof Moch Yamin Kelurahan Sayang bernama Amel.

Tak ingin terlalu ambil pusing, pria yang sudah lima tahun di Cianjur ini pun kembali melanjutkan aktivitas seperti biasanya. Selain itu, tak ada informasi kelanjutan dari penyergapan tersebut. “Ya saya kembali ke aktivitas biasa dan saya pun tau itu penyergapan pembunuh dari abang,” papar warga asal Medan ini.

Polisi benar-benar serius menyelesaikan kasus ini. Meski sudah berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan di Cianjur kemarin pagi, namun paling tidak ada empat orang yang digelandang ke Mapolres Sukabumi Kota kemarin petang sekitar pukul 17:30 WIB.

Namun pihak kepolisian belum bisa mengumumkan identitas para pelaku. Saat tiba, pelaku digiring polisi. Dua di antaranya sudah dalam kondisi tangan diborgol. Bahkan, salah seorang pelaku terlihat berjalan tertatih dengan kaki terbungkus lakban.

Pria pertama berambut cepak mengenakan kaus abu-abu hitam dan jeans biru, sementara pria kedua berkaus biru dengan celana coklat pudar. Selain kedua orang itu, dua pria lainnya terlihat mengikuti dari belakang. “Ada terduga yang ditangkap. Saat ini dalam pengembangan,” papar Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, Jumat (2/8).

Selain mengamankan para pelaku, polisi turut mengamankan satu unit mobil bak terbuka muatan tabung gas 3,5 kilogram bernopol F 8472 WJ, serta satu unit angkutan umum warna putih jenis elf colt mini F 7652 WA. Salah satu pelaku diketahui merupakan sopir angkutan umum.

(kim)