Pjs Kades Cieundeur Dikejar Target

Camat Warungkondang Candra Dwi Kusumah melakukan penyematan kepada Pjs Kades Cieundeur. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pejabat sementara (Pjs) Kepala Desa (Kades) Cieundeur, Kecamatan Warungkondang, periode 2019-2020 resmi dilantik, di Aula Desa Cieundeur, Selasa (6/8). Pelantikan itu langsung dipimpin Camat Warungkondang berserta unsur muspida setempat.

Dalam sambutannya, Camat Warungkondang, Candra Dwi Kusumah berharap Pjs Kades Cieundeur bisa langsung melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di Desa Cieundeur yang sebelumnya sempat tertunda selama beberapa waktu.

Ia juga berharap, agar Pjs yang dijabat oleh Asep Kusnadi itu bisa secepatnya melakukan pembenahan internal. “Semoga pejabat yang baru dapat melakukan pembenahan dan penataan di Desa Cieundeur, agar desa ini bisa mengejar ketertinggalan dan sejajar dengan desa lain,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua BPD Cieundeur, Dudun Abdul Mu’ti. Pihaknya berharap Pjs kades selama satu tahun ke depan dapat segera melanjutkan pembangunan serta bisa mengejar ketertinggalan.

“Biarlah yang lalu berlalu, semoga warga tetap kondusif dan dapat menggiringi pihak pemerintah untuk melanjutkan pembangunan,” katanya.

Sementara, Pjs Kades Cieundeur, Asep Kusnadi mengatakan, langkah pertama yang akan dilakukan setelah resmi dilatik salah satunya adalah melalukan pembenahan di internal pemerintahan desa.

“SDM aparatur desa harus dibenahi, karena dari 11 orang aparat desa, lima orang diantaranya, selain usinya sudah tua, juga ijazah yang dimilikinya di bawah standar yang telah ditentukan,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Asep, dirinya harus mengejar ketertinggalan pembangunan di Desa Cieundeur, baik yang didanai pemerintah daerah maupun pusat.

“Sudah delapan bulan anggaran untuk pembangunan dan operasional pemerintah desa tidak bisa dicairkan karena kades sebelumnya belum melunasi pajak,” katanya.

Diberitakan sebelumnya Kades Cieindeur, Asep Jaenal Mutaqin diberhentikan dari jabatanya. Ia diduga melakukan penyelewengan dana APBDes Cieundeur. Saat ini, kasus tersebut tengah dalam proses hukum di kepolisian.

(dil)