Sulap Hutan Pinus di Cugenang jadi Objek Wisata

DISULAP: Hutan pinus di Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang bakal dipermak jadi obyek wisata. FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Hutan pinus seluas 18 hektare di Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, akan disulap menjadi objek wisata alam dan camping ground. Hal ini pula akan segera terwujud lantaran Pemerintah Desa (Pemdes) Wangunjaya, Kecamatan Cugenang menggandeng komunitas pegiat lingkungan Zeropoint untuk mengelola lahan milik Pemdes dan Perhutani itu.

Sekretaris Desa Wangunjaya, Tasman Kurniawan mengatakan, saat ini pengelolaan sudah berjalan sekitar satu bulan lebih. Pihaknya melibatkan sumber daya manusia (SDM) dari puluhan anggota komunitas Zeropoint dan sebagian perangkat desa.

“Masih dalam tahap pembersihan rumput dan ilalang, untuk fasilitasnya baru tersedia sekretariat pengurus dan toilet umum,” kata Tasman.

Tasman menuturkan, hutan pinus ini berada di ketinggian lebih kurang 800 meter di atas permukaan laut (dpl). Pemandangannya indah, bisa melihat hamparan sawah Cianjur dari ketinggian.

“Rencana kedepan akan dibangun berbagai wahana. Di antaranya outbond, playing fox, spot foto prawedding, dan lain-lain,” kata dia.

Tasman menjelaskan, pihaknya akan mengajukan kepada pengurus Kwarcab Pramuka Cianjur agar menggelar Jambore sana. Hal itu dilakukan untuk memancing minat para pecinta alam berkemah.

Ia berharap, camping ground di Wangunjaya bisa menjadi rekomendasi para pecinta alam dari mana pun asalnya. “Menambah pilihan camping ground, selain harus ke daerah Cipanas dan Cianjur selatan,” ujarnya.

Ketua Komunitas Zeropoint, Fauzi menuturkan, jika berbicara menjaga alam merupakan panggilan jiwa bagi setiap pecinta alam. Begitu pula dengan pengelolaan hutan pinus.

“Suatu kebanggaan bisa dipercaya oleh Pemdes Wangunjaya, bersama-sama mengelola hutan pinus menjadi lahan yang produktif,” pungkasnya.

(dan)