Hadapi Persela, Persib Bandung Ambisi Akhiri Derita

Pemain anyar PErsib, Rene Mihelic saat berlatih

RADARCIANJUR.com – Persib dalam tekanan berat. Dalam tiga laga terakhir, Maung Bandung menderita kekalahan beruntun. Hari ini, Kamis (8/8) Persib akan bertandang ke Stadion Surajaya, Lamongan pada pekan 13 Shopee Liga 1 2019 pukul 18.30 WIB.

Selalu kalah dalam tiga pertandingan terakhir, Maung Bandung berada dalam tekanan. Sebaliknya, Laskar Joko Tingkir justru tengah dalam performa yang cukup bagus. Sempat terseok di awal musim, Eky Taufik dan kawan-kawan menunjukkan bahwa kini penampilannya mulai stabil setelah kehadiran Nil Maizar di bangku pelatih.

Dalam empat laga terakhir yang dijalani Persela, dua kemenangan dan dua kali hasil seri membuat posisinya mulai naik, meski perlahan. Faktor lain yang kian menjadikan Persela mulai ditakuti lawan-lawannya yakni sosok striker Alex Goncalves. Penyerang asal Brasil tersebut telah mengoleksi sepuluh gol dari 10 penampilannya.

Itu artinya, rerata ia mencetak satu gol dalam setiap pertandingan. Catatan gol itu membuat Alex berada di daftar top skor bersama gelandang TIRA-Persikabo, Ciro Alves. Menghadapi Persib yang buruk di lini pertahanan lantaran telah kebobolan 8 gol dari tiga laga teranyar diperkirakan bisa membuat pundi-pundi gol Alex Goncalves bertambah.

Apalagi, Maung Bandung kini tengah tertekan. Pasalnya, bobotoh menginginkan perbaikan performa. Di tabel klasemen sementara, posisi skuad asuhan Robert Alberts tertahan di peringkat 12 dengan poin 13. Andai kembali kalah, posisi Pangeran Biru bakal disalip Persela yang kini berada di posisi 15 dengan koleksi 10 angka.

“Persib ini kemarin kalah lawan Arema FC dan Barito Putera. Mungkin motivasi mereka lebih keras saat datang ke sini. Kita harus siap. Kalau dia (Persib) motivasinya 100 persen, kita harus 200 persen. Kita bertekad ingin menang,” papar Nil Maizar.

Dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan, pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya mengatakan jika tim pelatih telah berkomunikasi agar hasil terbaik dapat diraih. Memperbaiki komunikasi dipilih sebagai bentuk pendekatan lain di luar taktik dan strategi. Selain itu, Persib menyadari jika grafik tuan rumah tengah konsisten. Meskipun tidak akan mudah, seluruh pemain Maung Bandung memiliki ambisi yang sama.

Alih-alih menargetkan satu poin, Persib justru mengincar kemenangan. Satu evaluasi lain yang juga menjadi perhatian lebih dari tim pelatih guna merealisasikan target tersebut adalah konsentrasi hingga peluit akhir dibunyikan. Pada laga melawan Barito Putera pekan lalu, kekalahan menyakitkan mesti diderita karena gol untuk lawan terjadi di menit-menit akhir, saat fokus sudah mulai berkurang.

“Kita sudah cukup tahu bagaimana tim Persela berprogres di laga kandang. Tentunya ini menjadi salah satu catatan kita untuk dipelajari,” ucap Yaya Sunarya.

Menurutnya, pertandingan terakhir melawan Barito Putera menjadi catatan tersendiri bagi timnya. “Tentunya kita tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Ini menjadi suatu keinginan yang kuat dari kita,” lanjutnya.

Melihat dua laga teranyar Persela yang berkesudahan dengan hasil imbang, ditambah tekad dan tekanan yang dialami Persib, duel kedua tim diprediksi berakhir dengan skor sama kuat. Hal tersebut beralasan lantaran pada pertemuan pemungkas di ajang Liga 1 2018 lalu saat laga dihelat di Surajaya, skor imbang pun mewarnai hasil akhir pertandingan.

(tir)