Pelayanan Kecamatan Pecet Pindah Sementara

Kantor Kecamatan Pacet sejak beberapa hari kemarin pindah sementara ke gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cibodas

RADARCIANJUR.com – Kantor Kecamatan Pacet sejak beberapa hari kemarin pindah sementara ke gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cibodas, dan kini kembali ke gedung sementara sekitar kantor Camat. Hal tersebut dikarenakan kantor camat yang biasa beroperasi di Jalan Cipendawa itu sedang direnovasi seluruhnya.

Kendati demikian, pelayanan bagi masyarakat pun tetap beroperasi seperti biasa. Hanya saja warga untuk sementara ini mesti ke gedung yang telah ditentukan tersebut.

Sekretaris Kecamatan Pacet, Djoko mengatakan, kantor camat yang biasa beroperasi, kini mesti pindah sementara ke gedung arah belakang kantor samping Puskesmas Cipendawa, karena sedang ada renovasi seluruh kantor kecamatan.

“Untuk sekarang kita pindah lagi ke belakang gedung yang berada di sekitar wilayah Pacet,” kata Djoko.

Ia menuturkan, pembangunan kantor kecamatan tersebut dilaksanakan sekitar 120 hari kerja. Yang tercatat mulai kontrak dari 22 Juli 2019 dengan nilai kontrak pembangunan hampir Rp2 Milyar rupiah.

“Pelayanan tidak ada kendala, berjalan seperti biasa saja. Memang beberapa hari kemarin sempat pindah ke Desa Cibodas. Namun kini kita pindah lagi ke belakang kantor camat yang biasa,” jelasnya.

Menurut Djoko, perpindahan ke gedung yang telah ditentukan waktu itu, kurang begitu nyaman. Bahkan untuk akses internet bagi perekaman e-KTP dan layanan lain pun cukup sulit. Per hari ini pelayanannya pindah kembali di sekitar kantor kecamatan yang biasa.

“Sudah ada empat hari di daerah Cibodas, kita balik lagi ke sekitar gedung lama. Karena disana kondisinya kurang nyaman,” ujarnya.

Pembangunan gedung kantor kecamatan ini menggunakan dana dari DAU dan PAD tahun 2019. Ia berharap, semua yang dilakukan pemerintah kabupaten bisa berdampak lebih baik. Sehingga ketika nanti adanya bangunan yang baru, pelayanan terhadap masyarakat lebih nyaman.

“Pembangunannya memang oleh dinas PUPR Cianjur. Dan kami hanya memonitor saja. Tidak terlibat dalam anggaran maupun teknis pengerjaannya. Semoga saja berjalan lancar,” pungkasnya.

(dan)