Kota Bunga Minim Kontribusi bagi Warga Desa Sukanagalih

FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Pemerintah Desa Sukanagalih menilai pengelolaan Kota Bunga yang berada di wilayah Desa Sukanagalih masih kurang dalam memberikan berkontribusi bagi warga dan desa setempat. Padahal jika dilihat, pendapatan yang mungkin dihasilkan dari pengelolaan vila disana cukup besar.

Kepala Desa Sukanagalih, Dudung Djaenudin mengatakan, selama hampir lima tahun menjabat sebagai Kepala Desa Sukanagalih, dirinya menilai kurangnya kontribusi yang diberikan bagi kemajuan bersama desa. Apalagi saat ini wisatawan atau turis asing yang sewa vila cukup meningkat.

“Padahal seharusnya ada semacam sumbangan sesuatu untuk kepentingan warga yang bisa berdampak terhadap pembangunan desa,” ujarnya.

Menurutnya, kontribusi yang dilakukan oleh pihak vila, bisa berupa retribusi yang di Perdeskan serta dibantu pengelolaannya oleh warga sekitar. Semisal adanya retribusi kendaraan yang akan masuk, terlebih bagi para tamu atau turis asing yang hendak ke kota bunga. Jadi setiap kendaraan yang masuk ada kontribusinya.

“Kalaupun ada semacam itu kan lumayan juga, bisa menyumbang pendapatan asli desa. Apalagi selama ini belum ada sama sekali kontribusi,” ujarnya.

Lebih jauh Dudung mengingatkan, bahwa antara pariwisata dan potensi yang ada di wilayahnya tak sekadar bersinergi tapi juga harus bisa menyatu karena untuk ekowisata tak bisa berjalan masing-masing.

“Kami berharap kita bisa lebih meningkat, paling tidak di daerah sendiri. Karena itu, standar pengelolaannya mesti baik,” ujarnya.

Pihaknya desa berharap adanya kemajuan bersama. Artinya sumbangan terhadap PADes yang nantinya dialokasikan bagi operasional K3 bisa berjalan. Hanya saja sebelumnya bisa dilakukan rapat koordinasi bersama seluruh instansi terkait. Sehingga tidak ada tumpang tindih atau mis komunikasi.

“Kami berharap semua berjalan seiringan. Kalau di wilayah lain juga punya pendapatan masing-masing dari potensi yang ada. Kenapa di Sukanagalih ini tidak bisa. Mudah-mudahan saja bisa segera terealisasi,” tukasnya.

Sementara itu, perwakilan pengelola vila Kota Bunga belum bisa ditemui pada Jum’at (9/8) kemarin. Petugas keamanan pun yang tengah berjaga, tidak bisa memberikan tanggapannya kaitan dengan kondisi yang terjadi saat ini.

(dan)