Bogor versus Depok jadi Laga Pembuka Honda DBL 2019

Tim DBL MAN 2 Kota Bogor siap bertanding melawan SMAN 6 Depok pada hari pertama Honda DBL West Java Series-West Region 2019, di GOR Pajajaran, Sabtu (17/8/2019).

RADARCIANJUR.com–Hari ini menjadi saksi sejarah. Event yang ditunggu para pecinta basket yakni Honda Developmental Basketball League (DBL) West Java Series Region Bogor 2019 digelar bertepatan dengan Dirgahayi RI ke-74 Sabtu (17/8/2019) di GOR Indoor A Pajajaran Kota Bogor.

Sebanyak 40 tim basket dari Bogor, Cianjur, Sukabumi dan Depok siap beradu gengsi di ajang tahunan Honda DBL West Java Series-West Region 2019. Laga penuh drama dan adu gengsi akan tersaji hingga 31 Agustus mendatang.

Duel Bogor melawan Depok akan tersaji di laga pembuka. Pada laga pembuka pukul 13.30 WIB, akan tersaji pertarungan antara SMAN 1 Ciomas Kabupaten Bogor melawan SMAN 1 Depok. Kemudian dilanjutkan duel MAN 2 Bogor versus SMAN 6 Depok. Di kelompok putri SMAN 1 Dramaga Kabupaten Bogor akan mati-matian saat berjumpa SMAN 2 Depok.

“Perdana melawan SMAN 1 Ciomas. Biasanya kita bermain dengan tim-tim dari Kota Bogor. Jadi pertandingan besok tidak akan mudah,” ujar Oka pelatih SMAN 1 Depok kepada Radar Bogor (Grup Radar Cianjur).

Oka pun mengaku, saat ini dirinya masih buta akan lawannya. Untuk itu, dirinya saat ini terus mencari informasi soal kekuatan tim Basket SMAN1 Ciomas. “Mencari gaya bermain mereka. Agar kita bisa menang di laga pembuka itu,” tuturnya.

Bermain di laga pembuka, lanjutnya, dibutuhkan mental yang kuat. Gugup, dipastikan tim akan kalah. “Mental, mudah-mudahan siap. Laga pembuka memang berbeda atmosfirnya,” ujar Oka.

Pelatih SMAN 1 Ciomas, Hildan Harva mengatakan, laga melawan SMAN 1 Depok tidak mudah. Ujian mental menjadi yang paling utama. “Kami main sata opening party. Apalagi sudah beberapa tahun absen dari Honda DBL,” ujarnya.

Tidak hanya itu, sejumlah pemain sempat jatuh sakit. Sehingga harus absen dari latihan. “Namun kami sudah siap. Alhamdulillah sudah 100 persen (full team),” imbuhnya.

Optimisme tinggi juga diungkapkan Kapten tim MAN 2, Aditiya. Ia dan rekan-rekannya sudah belajar banyak dari keikutsertaan yang pertama kali pada 2017 lalu.

“Ini kedua kali kami bertanding. Kami tentu tak ingin gugur di babak awal. Harus bisa lebih baik daripada sebelumnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, MAN 2 tahun ini dipastikan akan menjadi tim kuda hitam. Mengingat, mereka mempersiapkan diri sejak jauh-jauh hari. “(DBL 2018) kami tidak ikut. Sebab, mempersiapkan tim selama satu tahun. Saat ini kami sudah sangat siap,”tuturnya.

Adit-sapaan karibnya-yakin timnya akan mampu mengalahkan SMAN 6 Depok. Meski harus berlaga pada opening party, ia mengaku takkan menjadikan beban untuk bertanding. “Kami sudah siapkan taktik dan strategi jika bisa bertemu dengan mereka,” pungkasnya.

Bagi Bogor, Honda DBL sudah memasuki season kesepuluh. Bergulir sejak 2009 silam, perlahan peminatnya pun makin bertambah.

General Manager (GM) Radar Promosindo, Ilona Natalia menjelaskan, tahun ini Honda DBL dipecah ke dalam empat region. Yakni Bekasi, Bogor, Bandung dan Cirebon. Yang sebelumnya terdiri dari North Region dan West Region.

“Hal ini dilakukan agar Honda DBL bisa dikenal luas oleh masyarakat, khususnya pecinta basket di Jawa Barat,” ujarnya.

Tiap tahun PT DBL Indonesia selalu melakukan inovasi. Agar basket pelajar bisa dikelola layaknya liga profesional NBA. Salah satunya meluncurkan DBL Play.

CEO dan Founder DBL Indonesia, Azrul Ananda menjelaskan, peluncuran DBL Play adalah bagian komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan partisipasi anak muda di basket. “Prinsip kami konsisten. Bila kami terus mengembangkan partisipasi, maka partisipasi akan membiayai prestasi. Dan DBL Play akan menjadi platform untuk memperluas partisipasi anak muda di DBL,” jelas Azrul.

Tidak tanggung-tanggung, di tahun awal peluncurannya, DBL Play akan langsung menyajikan ribuan konten yang membahas 1.400 lebih pertandingan Honda DBL dari Aceh sampai Papua. Ini termasuk ratusan pertandingan pilihan yang akan ditayangkan via livestream, ribuan berita dan feature dari setiap tim, sekolah, serta setiap pertandingan, juga konten-konten feature basket dan hiburan.

“Honda DBL adalah panggung untuk anak Indonesia membuktikan kemampuan. DBL Play adalah panggung bagi mereka untuk berbagi se-Indonesia,” ujar Azrul. (rur/all)