Orang Tua Tersangka Kasus Terbakarnya Polisi Minta Keringanan Hukuman

Seorang polisi terbakar saat hendak mengamankan demo mahasiswa di Cianjur. Foto: Fadil/Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pascapenetapan RH sebagai tersangka pelemparan bensin dalam aksi unjukrasa yang berbuntut kekacauan di Cianjur, keluarga belum menjenguk RH di Polres Cianjur.

Kendati demikian, orangtua RH, Enung, langsung meminta maaf kepada keluarga Aiptu Erwin polisi Cianjur terbakar, anggota Polres Cianjur yang dibakar.

Enung mengatakan, ia mengetahui anaknya masuk organisasi, namun kurang banyak tahu mengenai aktivitasnya di luar kampus. Ia mengaku sedih mendengar kabar anaknya menjadi pelaku pelemparan bensin dalam aksi unjukrasa yang mengakibatkan Aiptu Erwin terbakar.

Enung mengaku, belum ada kabar secara resmi yang disampaikan kepada keluarga mengenai anaknya tersebut. “Saya tahu ia ikut organisasi tapi tak tahu ikut demo,” ujar Enung, saat ditemui di rumahnya, Sabtu (17/8).

BACA JUGA: Empat Polisi Terbakar Saat Amankan Demo, Ini Kata Kapolda

Enung mengatakan, pihak keluarga belum memutuskan langkah apa yang akan dilakukan ke depan. “Saya sedih melihat anak saya seperti ini, belum tahu juga mau ngapain saat ini,” katanya.

Enung tambah sedih ketika foto anaknya banyak beredar di media sosial karena diduga menjadi pelaku pelemparan bensin hingga Aiptu Erwin terbakar. “Saya sekali lagi minta maaf kepada keluarga korban, saya melihat sudah ada fotonya juga anak saya di media sosial,” paparnya.

Enung mengatakan, sehari-hari anaknya baik, pendiam, dan tak pernah nakal. “Jadi saya kaget banget,” ungkapnya. Sepengetahuan Enung, RH aktif di organisasi kampus, bukan organisasi di luar kampus.

Ia mengetahui keaktifan anaknya di organisasi saat pertengahan kuliah anaknya. “Saya minta diringankan hukuman, mau mendatangi keluarga korban, saya masih syok saat ini, saya minta maaf,” katanya.

(jp/*)