Pawai Festival Hari Jadi Cianjur Produksi 10 Ton Sampah

Petugas kebersihan sedang menyapu sampah di jalan yang telah digunakan pawai heleran budaya. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Petugas kebersihan sigap membersihkan sampah di sepanjang jalan atau rute pawai Festival Cianjur 2019 yang menjadi puncak rangkaian perigatan Hari Jadi Cianjur ke-342 yang digelar Minggu (18/8).

Pantauan Radar Cianjur, para petugas kebersihan tersebut tambah membersihkan sampah yang berserakan di sejumlah ruas. Seperti di Jalan Taifur Yusuf, Jalan Mangunsarkoro, Jalan Adisucipta, Jalan Siliwangi, sampai Jalan Pangeran Hidayatullah.

Sampah-sampah yang terlihat dan cukup dominan berserakan di jalan raya itu diantaranya adalah sampah plastik makanan, camilan, hingga kemasan air mineral.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur Sumarna mengatakan, untuk membersihkan sampah yang berserakan di jalan raya bekas karnaval, pihaknya mengerahkan tak kurang dari 92 orang petugas kebersihan, dua armada truk dan dua cator.

“Mereka langsung bergerak setelah pawai heleran budaya selesai,” katanya.

Menurutnya, setelah pawai heleran budaya ini, sampah yang dihasilkan diperkirakan bertambah 10 ton dibanding dari hari-hari biasa yang berjumlah rata-rata 100 hingga 110 ton per hari.

“Kalau jumlah pastinya belum ketahuan, karena sekarang truknya masih beroperasi belum masuk ke TPA,” ujarnya.

Ia mengatakan, kedua truk yang beroperasi untuk mengangkut sampah dibagi menjadi dua jalur. Truk satu bergerak ke arah finis pawai dan truk dua bergerak ke arah strat pawai.

“Tadi armada truk mulai masuknya dari Jalan Siliwangi,” katanya.

Lanjut Sumarna, meski finis pawai hingga hiburan ditempatkan di lapang Perwatasari, namun pihaknya tidak bertanggungjawab secara langsung kebersihan di Lapang Perwatasari, karena tempat tersebut dikelola oleh pihak ketiga.

“Tergantung nanti kalau pihak ketiga minta bantuan tentu kita bantu,” pungkasnya.

(dil)