Wakil Bogor Bertumbangan, Giliran SMA Taruna Andigha Dikalahkan SMAN 2 Depok 30-50

RADARCIANJUR.com – Wakil Bogor bertumbangan pada hari kedua turnamen Basket terbesar Honda DBL West Java Series 2019-West Region. Salah satunya adalah SMA Taruna Andigha. Harus menelan kekalahan cukup telak dari SMAN 2 Depok 30-50 di GOR Indoor A Pajajaran, kemarin (18/8).

Pada kuarter pertama, kedua tim saling kejar mengejar poin. SMA Taruna Andigha mengawali laga dengan bemain menyerang. Mereka bahkan sempat unggul pada menit-menit awal. Namun permainan yang terlalu terbuka, membuat Smada-julukan SMAN 2 Depok- mampu membalikan keadaan dan menutup kuarter pertama dengan skor 11-8.

Memasuki kuarter kedua, permainan Smada tak terbendung. Dzalfa dan kawan-kawan mendominasi jalanya pertandingan dengan skor 22-11.

Memasuki kuarter ketiga, SMA Taruna Andiga mencoba memperkecil ketertinggalan. Kedua tim pun bermain semakin terbuka dan saling menambah poin. Tercatat, Muhammad Firan dan kawan-kawan mampu menutup kuarter ketiga dengan tambahan sembilan poin. Selisih dua poin dari para pemain SMAN 2 Depok yang menambah perolehan sebelas poin.

Pun pada kuarter keempat. Kedua tim saling menambah poin. SMA Taruna Andigha bemain lebih spartan dan mendapat tambahan sepuluh poin. Namun Smada tidak kalah ngotot. Tim yang didominasi siswa kelas 11 itu menutup laga perdana mereka dengan skor 50-30.

Pelatih SMAN 2 Depok, Dhendy Saputra menuturkan, meski menang dengan skor cukup telak, ia mengaku masih banyak yang perlu dievalusi dari permainan pasukannya. “komunikasi antar pemain masih sangat jelek. Itu yang kita benahi,” katanya kepada Radar Bogor.

Meski demikian, Dhendy mengaku puas dengan permainan anak asuhnya. Menurutnya, pemain bagus dalam mengontrol emosi. Juga memiliki semangat dan daya juang yang tinggi.

“DBL ini ajang bergengsi. Dan kebanyakan saat ini adalah pemain ya baru merasakan kompetisi tingkat nasional ini. Sehingga mereka sangat termotivasi untuk menampilkan yang terbaik,” tukasnya.

(all/rb)