Gudang Ijuk, Empat Bangunan dan Satu Truk di Cageundang Terbakar Hebat

Gudang sapu ijuk, dua rumah, satu warung, satu unit truk, dan satu bengkel sepeda motor di Kampung Cageundang, Rt 4/5 Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur (22/8) ludes terbakar.

RADARCIANJUR.com – Gudang sapu ijuk, dua rumah, satu warung, satu unit truk, dan satu bengkel sepeda motor di Kampung Cageundang, Rt 4/5 Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur (22/8) ludes terbakar.

Akibat kejadian itu, pemilik gudang l H Roni (52) mengalami luka bakar, dan dibawa ke RSUD Cianjur untuk dilakukan pengobatan.

Informasi dihimpun Radar Cianjur, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, saat itu, para pekerja di gudang sedang istirahat melihat asap tebal dari dalam gudang para pekerja panik dan langsung berhamburan menyelamatkan diri, api berhasil dipadamkan dua jam kemudian setelah petugas pemadam mengerahkan dua unit mobil pemadam.

Pemilik warung Daslim (53) mengatakan saat kejadian dirinya sedang berada di luar rumah, mendengar kabar gudang sapu ijuk terbakar, dirinya langsung curiga warungnya ikut terbakar karena lokasi gudang dan warung sangat berdekatan.

“Saat itu saya dalam perjalanan pulang dari Cilaku, diperjalanan terlihat ada kubalan asap hitam, lalau saya mendengar kabar bahwa yang terbakar adalah gudang sapu ijuk, saya pun curiga warung dan bengkel motor milik saya juga pasti ikut terbakar,”katanya saat ditemui di lokasi kejadian.

Mendengar kabar itu, Daslim memacu kendaraanya dengan kencang karena khawatir anak dan istrinya yang ada diwarng menjadi korban pada peristiwa itu.

“Setelah saya lihat betul semua isi warung, dan bengkel motor sudah ludes terbakar,”ujarnya.

Meski sudah sampai ke lokasi kejadian dan melihat keadan warung beserta bengkelnya sudah ludes terbakar, Daslim belum tenang karena belum mengetahui keberadaan anak dan istrinya.

“Saya langsung cari tau anak dan istri saya, dan setelah dipastikan istri dan anak saya selamat saya baru tenang,”katanya.

Lanjut Daslim akibat dari kejadian itu, kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

“Kalau dilihat modal warung dan bengkel kurang lebih sekitar 100 juta rupiah, itu baru modal, kalau warungnya saya kurang tau, karena selama ini saya ngontrak di pak Asep,”lanjutnya.

(dil)