Dua Nelayan Agrabinta Hilang Belum Ditemukan, Ini Kendalanya

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Dua nelayan Agrabinta yang hilang ditelan gelombang ombak besar, Kamis (22/8) hingga Sabtu (24/8) belum ditemukan.

Plt Kasat Polair IPTU Heri ZP, bersama tim terus melakukan pencarian di pesisir pantai sepanjang perairan Cikakap Agrabinta Cianjur. Giat dilakasanakan mulai hari Jum’at (23/8) dari pukul 07.30 WIB.

Berbagai upaya terus dilakukan, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda ditemukannya nelayan tenggelam tersebut.

Meski pencarian sempat tersendat karena ketinggian ombak mencapai dua hingga lima meter. Pencarian (penyisiran) kembali dilakukan mulai pukul 13.30 WIB, dengan lokasi penyisiran sepanjang perairan Cikakap kearah barat dan timur.

Melalui Paur Humas Polres Cianjur, Budi Setiayuda, Plt Kasat Polair IPTU Heri ZP, melaporkan, dalam pelaksanaan SAR, hambatan yang dihadapi adalah gelombang ombak setinggi dua hingga lima meter, dengan kecepatan angin lima sampai dua puluh Knot, sehingga jaringan (sinyal) pun sangat jelek.

“Pencarian hari ini, Sabtu (24/8), dimulai pada pukul 07.00 WIB, satu SRU dan sepuluh orang gabungan tim SAR, akan bergeser ke Muara Sungai Salatri, yang jaraknya 12 Km ke arah Barat dari Posko SAR Cikakap,” ungkapnya.

Lanjut Budi, pencarian disesuaikan dengan arah mata angin dan gelombang ombak ke arah Barat.

“Petunjuk SAR MAP dari BASARNAS Pusat, melalui jaringan satelit menunjukan tanda-tanda pergerakan korban menuju ke arah barat,” katanya.

Sementara, seluruh personel SAR gabungan telah kembali ke base camp masing-masing. Dan untuk personel Satpolair Polres Cianjur stay di lokasi Cikakap.

(Jay)