50 Hektar Sawah di Sukamulya Terancam Gagal Panen

Kepala Desa Sukamulya Iman Nurjaman sedang mengecek sawah milik petani yang padinya terancam gagal panen. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Kemarau panjang menyebabkan 50 hektar sawah di Desa Sukamulya, Kecamatan Warungkondang mengalami kekeringan, sehingga padinya terancam gagal panen.

Kepala Desa Sukamulya Iman Nurjaman mengatakan, 50 hektar sawah yang mengalami kekeringan tersebar di tiga dusun.

“Ada tiga dusun yang terancam gagal panen, rata-rata padinya baru berumur dua bulan,” kata Iman, Senin (26/8).

Menurut Iman, untuk mengantisipasi terjadinya kekeringan, sudah jauh-jauh hari Pemdes Sukamulya, memanfaatkan anggaran dari pemerintah pusat untuk perbaikan saluran irigasi. Namun hal tersebut belum berpengaruh besar.

“Sejak tahun 2015 anggaran Dana Desa (DD) Desa Sukamulya dimanfaatkan untuk perbaikan irigasi. Namun tahun ini sungainya kering,” sesalnya.

Iman mengatakan, akibat kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan di lahan pertanian ini, tak sedikit petani yang merugi

“Petani selama musim kemarau terpaksa banyak tinggal di rumah dan tidak menggarap sawah karena kekeringan,” kata Iman.

Lanjut Iman, selain area pertanian, tak sedikit sumur milik warga juga sudah mulai mengering. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa menggunakan air bersih dari sumur bor milik warga yang masih terdapat airnya.

“Kalau ada tetangganya yang memiliki sumur bor, biasanya warga minta air dari sumur bor,” pungkasnya.

(dil)