Pelaku Pembacokan Pasutri di Sindanglaya Akhirnya Ditangkap

TERBARING: Ujang dan sang istri mendapat perawatan medis di RSUD Cimacan setelah mendapat luka bacok dari Dasep. FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR – Pelaku pembacokan yang terjadi pada pasangan suami istri dan satu warga di Kampung Jeprah RT 01 RW 10 Desa Sindanglaya, Rabu (21/8) lalu, berhasil diringkus jajaran Kepolisian sektor (Polsek) Pacet pada Sabtu (24/8), sekitar pukul 23.00 WIB.

Seperti diketahui kejadian yang menimpa ketiga korban tersebut yakni Ujang Mahmudin (37), mengalami robek di bagian pipi kanan, pundak serta bagian perutnya. Sementara Neng Yulianti (35) istri Ujang dan satu warga lainnya Hendrik Estrada mengalami luka di pipi kanan dan tangan kirinya yang nyaris putus.

Kapolsek Pacet Kompol Suhartono melalui Kanit Reskrim Polsek Pacet Iptu Sunaryo mengatakan, penangkapan terhadap pelaku pembacokan, yakni Dasep (47), dilakukan di Jalan Raya Puncak Nomor 91 Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas pada Sabtu (24/8) malam pukul 23.00 WIB.

“Tim dari Unit Reskrim Polsek Pacet berhasil meringkus pelaku di sekitaran wilayah Cipanas, di Jalan Raya Puncak No 91 Desa Cimacan,” ungkap Iptu Sunaryo, saat dikonfirmasi, Senin (26/8).

BACA JUGA : Ditagih Hutang, Pemuda di Sindanglaya Malah Bacok Tiga Orang

Menurut Sunaryo, sebelum dititipkan penahanannya di Rutan Cianjur, pihaknya terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap tersangka guna kepentingan penyidikan. “Kita proses terlebih dahulu guna kepentingan penyidikan,” kata Sunaryo.

Dikatakan Sunaryo, selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolres Cianjur untuk dititipkan rumah tahanan (Rutan) Polres Cianjur. “Minggu pagi sekitaran pukul 8.30 WIBb, pelaku kita serahkan ke Rutan Polres Cianjur,” jelasnya.

Ditambahkannya, pihak kepolisian sangat mengimbau kepada warga terutama keluarga korban, setelah tertangkapnya pelaku pembacokan tersebut, dimohon untuk tetap bisa menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya masing-masing. Jangan sampai terjadi sesuatu yang merugikan orang lain, dan suatu hal yang tidak diinginkan.

“Serahkan sepenuhnya untuk penanganan lebih lanjut kepada pihak kepolisian. Masyarakat pun dihimbau agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya masing-masing,” pungkasnya.

(dan)