Sambut 1 Muharram, Ciherang Sajikan Nuansa Islami

ISLAMI: Nuansa Islami pada gebyar Muharram begitu kental. FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Menyambut datanganya 1 Muharam atau Tahun Baru Islam, Pemerintah Desa Ciherang berupaya menghadirkan nuansa Islami. Salah satu yang dilakukan adalah menggelar berbagai lombar, tabligh akbar sampai pawai Islami. Dalam dua hari pelaksanannya, warga pun disuguhi berbagai macam kegiatan untuk menyambut Tahun Baru Islam itu.

Laporan: Dadan Suherman, CIPANAS.

Jelang tahun baru Islam 1441 Hijriyah, yang bertepatan dengan tanggal 1 September 2019 mendatang, Pemerintah desa bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Ciherang, Kecamatan Pacet menggelar beragam lomba bernuansa islami. Seperti Qasidah Rebana tingkat remaja dan ibu-ibu, adzan, mewarnai, busana muslim, Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) dan sejumlah perlombaan lainnya.

Kemeriahan jelang Muharram tersebut dilaksanakan Sabtu dan Ahad (25/8), yang diakhiri dengan pembagian hadiah, sekaligus tabligh Akbar serta pawai ta’aruf pada Minggu (1/9) nanti.

Kepala Desa Ciherang, Acep Haryadi mengatakan, program tahunan pemerintah desa bersama MUI desa, terkait kegiatan gebyar Muharam ini bertujuan untuk lebih mempererat tali silaturahmi warga Desa Ciherang dan menggali potensi warga masyarakat terkait bidang keagamaan.

“Intinya kami Pemdes ingin menyamakan persepsi dengan tujuan membangun desa yang dilandasi kebersamaan, persatuan dengan menumbuhkan nilai-nilai gotong royong,” kata Acep.

Peringatan Tahun baru Islam ini pada tiap tahunnya sangat disambut antusiasme oleh masyarakat, khususnya di wilayah Desa Ciherang.

“Memang antusias warga setiap tahunnya sangat tinggi. Walaupun masing-masing peserta melakukan persiapan secara swadaya. Tetapi Pemdes telah menyiapkan panitia, tempat, dan seluruh hadiah setiap lombanya. Hingga puncak acara adanya pawai obor, tabligh akbar, pawai taaruf, pentas seni, dan dilanjutkan santunan anak yatim,” paparnya.

Menurut Acep, program tahunan yang selalu digelar Pemdes ini akan rutin dilakukan. Supaya keakraban dan kerukunan antar sesama warga Desa Ciherang terus berjalan baik.

“Mulai dari tingkat RT, hingga kedusunan, seluruhnya menyiapkan perwakilan di setiap perlombaan yang digelar. Jadi para pesertanya memang cukup banyak,” ucapnya.

Selain itu, dikatakan Acep, kegiatan gebyar Muharram ini didukung oleh para ustadz, ulama, pimpinan pondok pesantren, juga semua lembaga desa dari mulai BPD, LPM, Karang taruna, PKK, BUMDes dan semua elemen masyarakat.

“Jadi, para ustadz, ulama, pimpinan ponpes dan karang taruna, mereka dilibatkan menjadi dewan hakim dan juri pada kegiatan tersebut,” jelasnya.

Ketua MUI Desa Ciherang, Farid Hawasyi menuturkan, program pemerintah dan MUI desa ini telah dilaksanakan ke empat kalinya. Beberapa peningkatan peserta lomba, hingga antusias para warga tumpah ruah dalam gelaran peringatan 1 Muharram ini.

“Ini sudah keempat kalinya acara serupa digelar seperti ini. Bahkan tiap tahunnya Alhamdulillah mengalami peningkatan, mulai dari peserta, hingga antusias warga yang ingin menyaksikan dan mendukung cukup banyak,” kata Farid.

Menurutnya, tidak banyak berubah untuk jenis perlombaan yang digelar. Hanya saja perbedaan waktu dan tempat pelaksanaan. Seperti di hari pertama lomba, itu dilaksanakan di aula desa. Sedangkan hari kedua, dilaksanakan di SD Panyaweuyan.

“Untuk di malam 1 Muharram nanti bakal ada pawai obor, dan paginya ada pawai ta’aruf yang juga diikuti seluruh warga Desa Ciherang. Mulai bergerak dari perkebunan maleber, hingga ke lapangan Desa Ciherang,” jelasnya.

Dukungan warga dan para donatur yang terlibat dalam gelaran hari besar Islam ini, menjadi salah satu faktor terselenggaranya acara dengan baik. Tidak ada biaya pendaftaran bagi peserta, semuanya gratis.

“Alhamdulillah semuanya mendukung, dan InsyaAllah lancar. Mudah-mudahan kedepan kita bisa menggelar acara yang lebih hebat lagi, seperti khitanan massal atau acara sosial lainnya, sehingga masyarakat Desa Ciherang bisa merasa senang dengan adanya program dari pemerintah desa ini,” pungkasnya.

(**)