Ada Balita Gizi Buruk dan TBC di Haurwangi

Puskesmas Cipeuyeum sedang memeriksa kesehatan Anita Fatma Indrawan (5) yang diduga mengalami gizi buruk. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Anita Fatma Indrawan (5) anak dari pasangan Febri Indrawan (28) dengan Lia Hadriani (27) warga Kampung Salakopi, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi menderita gizi buruk. Kini ia mendapatkan perawatan di Puskesmas Cipeuyeum, Kecamatan Haurwangi.

Anita, sapaan akrab anak ini sebelumnya pernah diperiksa kesehatanya oleh bidan desa, kemudian dirujuk ke Puskesmas Cipeuyeum.

Ibunda Anita, Lia, mengaku awalnya tak tahu dengan kondisi anaknya yang menderita gizi buruk, yang ia tahu, dari lahir hingga sekarang Anita selalu menangis dan sering sakit. Namun setelah dibawa ke Podyandu dan diperiksa bidan desa, bidan menyebut bahwa Anita menderita gizi buruk.

“Kata bidan, anak saya usia 5 tahun cuma 10 kg berat badanya ini menandakan bahwa anak saya menderita gizi buruk,” kata Lia (28/8)

Kondisi ekonomi yang sulit mengurungkan niat Lia membawa anak wanitanya itu ke rumah sakit untuk diperiksa.

Lia, mengaku tak bisa berbuat banyak karena, kondisi ekonomi menjadi penghalangnya. Penghasilannya suaminya yang hanya kerja serabutan tak bisa menjadi tumpuan.

“Penghasilan suami saya tak menentu, jangankan untuk berobat untuk biaya hidup sehari-hari juga kadang ada kadang tak ada,” kata Lia.

Kendala lain yang dihadapi keluarga Lia adalah tidak mempunyai kartu jaminan kesehatan dari pemerintah.

Lia mengaku selama ini keluarganya tidak pernah terdaftar sebagai penerima manfaat batuan Kis, PKH, BPNT dan program-program sosial lainya.

“Gak tau kenapa saya tak pernah mendapat bantuan dari pemerintah,” katanya.

Mendengar kabar adanya warga miskin yang menderita gizi buruk, Babinsa Haurwangi Koptu Haryadi bergegas menyambangi rumah keluarga Lia, lantas membawa anak penderita gizi buruk tersebut berobat ke Puskesmas.

“Betul keluarga ibu Lia ini, belum tersentuh program sosial dari pemerintah, dan untuk pembiayaan berobat saat ini sementara saya yang tanggung,” kata Koptu Haryadi

Ia mengatakan, selain gizi buruk, Anita Fatma Indrawan kemungkinan mengalami gejala TBC.

“Saya kira dia juga TBC, tapi itu juga belum pasti karena belum hasil pemeriksaan,” katanya.

(dil)