Diklakson Truk, Pengendara Sepeda Motor Marah Hingga Ancam Tembak Sopir

Seorang pria marah bukan main kepada seorang sopir truk di Jalan Lingkar Timur Cianjur

RADARCIANJUR.com – Seorang pria marah bukan main kepada seorang sopir truk di Jalan Lingkar Timur Cianjur dekat dengan lampu merah di perlintasan itu. Pria yang mengenakan kemeja merah muda itu meluapkan emosinya dengan mata melotot. Bahkan, ia pun tak segan mengancam akan menembak sang sopir.

Kejadian yang terjadi pada Rabu (27/8) pagi itu berawal saat truk memberikan klakson kepada pria yang tengah mengendarai sepeda motor. Pria yang mengenekan tas slempang itu mengaku, sedang bersama anaknya. “Turun dulu. Mau ditandai, mau turun?,” tanya pria yang sedang naik pitam itu.

Tak lama setelah itu, terdengar suara perempuan. “Udah pak jangan diladenin,” sahut sang anak dari sisi kiri truk.

Sang sopir masih berusaha untuk memberikan penjelasan, tetapi terus menerus dipotong oleh pria dengan rambut pendek cepak itu. Bahkan, pria itu berani untuk mengajak sang sopir turun dan berkelahi. “Salah saya apa?,” tanya sang sopir bingung.

Tidak menjawab pertanyaan sang sopir, pria yang berdiri di sisi kanan truk depan itu mengancam akan melepaskan tembakan. “Saya berani. Dua-duanya mau dimakan sama saya. Mau ditembak sama saya?,” ancamnya.

Sang sopir pun tak bisa berkata banyak dan terus menanyakan perihal kesahalan yang dilakukannya. “Mentang-mentang, a*jing sia. Tunggu saya situ, awas,” tuturnya di akhir video.

Kejadian ini mendadak viral di sejumlah media sosial termasuk di instagram atau facebook. Video berdurasi 57 detik itu berawal dari akun facebook Ghopek Clikerz yang membagikannya di grup facebook Romansa Sopir Truck (RST).

Hingga tadi malam pukul 20:24, postingan itu sudah menuai 194 komentar, 8.700 kali dibagikan dan 6.300 ekspresi emoticon.

Dari ratusan komentar itu, kebanyakan warganet berharap agar video ancaman pria yang berani mengancam menembak sopir itu diusut. “ciduk sok jagoan itu sok banget,” ketik akun facebook Adam Agis Aira Widodo.

Ada juga yang berkomentar, bahwa untuk menyalip kendaraan, truk harus memberikan klakson terlebih dahulu. “bapak kami ini cuman supir yang kerja y cari uang recehan nanti kalau kami salip tampa klakson terus bapak kaget kami juga yg bapak salah kan ingat pak hidup ini hanya sementara,” tulis akun Aprizak Dedek.

Meski belum mengetahui secara pasti, namun Dandim 0608/Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani mengatakan, apabila ada pribadi yang dirugikan sebaiknya melapor kepada pihak yang berwajib. “Kalau ada yang dirugikan lapor sesuai jalur hukum yang berlaku,” paparnya kepada Radar Cianjur.

(kim)