SMP Islam Cendikia Jadi Percontohan Sekolah Negeri Jiran

STUDI BANDING: Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Tun Perak Muar Johor, Malaysia melakukan kunjungan ke SMP Islam Cendekia Cianjur (SICC) kemarin. FOTO: Hakim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Cendekia Cianjur (SICC) menjadi salah satu sekolah yang memiliki kualitas pendidikan terbaik. Hal tersebut terbukti dengan datangnya sekolah dari Negeri Jiran, Malaysia yakni Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Tun Perak Muar Johor.

Pada kunjungan tersebut memiliki tujuan untuk mempelajari sistem pendidikan yang diterapkan SICC kepada para muridnya. Rombongan SMK Tun Perak Muar Johor tiba pada pukul 14.00 WIB. Pada rombongan tersebut turut serta Kepala SMK Tun Perak, Razali Bin Sudin bersama dengan guru serta perwakilan murid.

SICC sendiri menyambut baik kedatangan sekolah dari negara tetangga dengan memberikan batik khas Kabupaten Cianjur dan musik angklung yang dimainkan.

“Kita pada hari ini sangat senang bisa bertemu dan suatu kehormatan di SMP Islam Cendekia Cianjur yang merupakan bentuk kerjasama,” ujar Ketua Yayasan Pribadi Kamila Cianjur, Lucky Hermawan.

Selain itu, lanjutnya, apa yang dimiliki oleh SICC bisa diimplementasikan dalam pendidikan di Malaysia. Kerjasama ini diharapkan bisa berkesinambungan dan mempererat hubungan kedua sekolah.

Sementar itu, Kepala SMK Tun Perak, Johor, Razali Bin Sudin mengatakan, dengan kedatangannya ke Indonesia khususnya Kabupaten Cianjur dalam hal ini SICC bertujuan untuk membuat jaringan dan apa yang diterapkan di SICC bisa dilakukan di SMK Tun Perak Johor.

“Kita memang harus membuat jaringan dengan tujuan yang terpenting bisa berinteraksi dan bisa mendapatkan ilmu terbaik yang dilaksanakan oleh SICC tentunya outputnya kualitas dari murid-murid bisa terlihat berbeda serta kita kembangkan,” jelasnya.

Selain itu, berkaitan kurikulum yang digabung dengan pembelajaran agama bagi SMK Tun Perak Johor sangat menarik dalam pembentukan cara beralajar. Ini pun bisa menjadi suatu pertukaran pembelajaran mengenai isu-isu pendidikan.

Dirinya pun melihat perkembangan murid dari SICC sangat baik bisa sampai peringkat internasional seperti di Thailand dan Australia. Pihaknya pun sangat takjub dan bahkan tidak memiliki hal tersebut.

Implementasi yang nantinya akan diambil seperti penerapan Bahasa Inggris tidak hanya diberlakukan kepada murid saja, namun diterapkan juga kepada guru-gurunya.

“Seperti penggunaan Bahasa Inggris tidak hanya kepada muridnya saja, namun kepada gurunya pun sama diterapkan,” tutupnya.

(kim)