Balita Gizi Buruk di Haurwangi Berangsur Pulih

Puskesmas Cipeuyeum sedang memeriksa kesehatan Anita Fatma Indrawan (5) yang diduga mengalami gizi buruk. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Sehari setelah dibawa ke Puskesmas Cipeuyeum, Kecamatan Haurwangi, kini kondisi penderita gizi buruk Anita Fatma Indrawan (5), mulai membaik.

Anak kedua dari pasangan Febri Indrawan (28) dengan Lia Hadriani (27) warga Kampung Salakopi, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi kini kesehatanya dalam pantauan Puskesmas Cipeuyeum.

Saat ini Anita, panggilan akrab gadis kecil itu, sudah diperbolehkan pulang oleh pihak Puskesmas, meski setiap tiga hari sekali harus melakukan kontrol dan pemeriksaan ke Puskesmas.

Babinsa Haurwangi Koptu Hayadi mengatakan, meski belum 100 persen, kondisi Anita saat ini sudah mulai membaik.

“Bidan desa juga terus memantu kondisi kesehatan Anita,” kata Haryadi, kemarin (30/8).

Ia mengatakan, berdasarkan keterangan dari dokter puskesmas, Anita tidak mengidap penyakit TBC. Namun ia hanya mengalami infeksi pada saluran pernafasan.

“Kalau hasil lab belum keluar. Namun kata dokter, Anita hanya mengalami infeksi saluran pernafasan,” katanya.

Haryadi mengatakan, saat ini pemerintah desa dan pemerintah kecamatan sedang berupaya mengajukan jaminan kesehatan untuk keluarga Febri Indrawan.

“Untuk kepemilikan KIS sedang diupayakan oleh Pemdes,” katanya.

Lanjut Haryadi, meski belum mempunyai kartu KIS, pengobatan Anita saat dirawat di Piskesmas Cipeuyeum, tidak dipungut biaya.

“Tadinya saya sudah menyiapkan uang untuk biaya berobat Anita, ternyata pihak Puskesmas juga menggratiskan pengobatan Anita,” pungkasnya.

(dil)