Seperti Ini Persiapan Parpol Songsong Pilkada Cianjur 2020

Pilkada 2020

RADARCIANJUR.com – Tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Cianjur akan dimulai bulan September 2019. Beberapa partai politik (parpol) sudah mulai melakukan langkah dengan menjaring secara internal maupun eksternal calon yang akan dijagokan maju pada pesta demokrasi daerah lima tahunan tersebut.

Namun, beberapa parpol masih malu-malu untuk mengungkapkan calon yang akan maju sebagai pemimpin Kota Tauco ini. Parpol terlebih dahulu bakal menjaring para kadernya agar maju di Pilkada 2020. Bukan hanya sebagai kandidat calon kepala daerah, namun calon wakil pun turut menjadi bidikan.

Salah satunya DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Cianjur yang belum melakukan tahapan penjaringan calon di internal partai. “Tahapan dimulai itu kan untuk KPU, di partai kemungkinan awal tahun yaitu bulan Februari 2020,” kata Ketua DPD Partai Golkar Cianjur, TB Mulyana Syahrudin.

Untuk calon yang akan diajukan, Golkar sendiri masih melihat perkembangan nama-nama yang muncul. Lanjutnya, Pilkada bukan hanya mengenai calon tapi hal tersebut untuk menjadikan Cianjur lebih baik.

Mulyana pun masih belum bisa memberitahukan mengenai nama-nama yang sudah merapat ke partai berlambang pohon beringin tersebut. “Nanti ya saya informasikan lagi,” paparnya.

Sama halnya dengan Partai Golkar, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Cianjur, saat ini belum melakukan persiapan untuk tahapan pilkada secara khusus. Untuk di internal partai, Gerindra sedang merancang pembentukan pemenangan Pilkada.

Calon yang akan diusung pun belum menentukan untuk mewakili partai berlambang burung garuda ini. “Sampai saat ini kita belum ada persiapan dan calon pun belum ditentukan,” ujar Sekretaris DPC Partai Gerindra Cianjur, Prasetyo Hadi.

Selain itu, meski sudah ada beberapa nama yang merapat, pihaknya belum menentukan arah serta sikap. Namun, dari internal partai sendiri masih mengutamakan kader untuk maju di Pilkada Kabupaten Cianjur dengan target minimal sebagai wakil bupati.

Di bulan September nanti, Partai Gerindra akan membuka pendaftaran serta konvensi dengan menjaring putra putri terbaik di Kabupaten Cianjur. “Dari pimpinan harus ada kader yang maju, ya minimal jadi wakil dan bulan depan akan membuka pendaftaran serta konvensi untuk putra putri terbaik Cianjur,” ungkapnya.

Berbeda dengan Partai Golkar dan Gerindra, DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cianjur nampaknya akan lebih dahulu melangkah. Saat ini, DPD PKS Cianjur sudah melakukan penjaringan di internal partai.

Beberapa nama di eksternal partai pun sudah mendatangi kantor DPD PKS Cianjur. “Sudah melakukan penjaringan di internal, kalau eksternal ada beberapa juga,” jelas Ketua DPD PKS Cianjur, Wilman Singawinata.

Dari hasil penjaringan internal partai, sudah keluar lima nama yang nantinya akan diumumkan. Rencananya, pada hari Minggu (1/9) akan melakukan pengumuman nama-nama tersebut.

Pengumuman nama tersebut nantinya akan dilakukan di Kantor DPD PKS Cianjur di Jalan Dr Muwardi No 173 By Pass, Cianjur. “Nama-nama itu kita umumkan Minggu besok (kemarin,red),” imbuhnya.

Meski tahapan dalam Pilkada 2020 baru berlangsung di ranah KPU Cianjur, namun nampaknya beberapa parpol sudah mengambil ancang-ancang untuk mempersiapkan para petarung di kancah politik. Tak ingin ketinggalan dengan parpol lainnya, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Cianjur sudah menyiapkan satu nama dari internal partai.

Nama tersebut dirasa memiliki elektabilitas serta popularitasnya untuk maju sebagai calon kepala daerah. Selain itu, saat ini tahapan yang dilakukan partai sudah melakukan konsolidasi serta branding calonnya. “Sudah punya calonnya dari kader kita untuk maju yaitu pak Lepi,” ungkap Sekretaris DPC PKB Kabupaten Cianjur, Dedi Suherli.

Lanjutnya, usaha yang ditempuh partai saat ini sedang melalui tahapan-tahapan pemantapan di internal partai. Ketika tahapan sudah dekat, DPC PKB Cianjur akan melakukan mengukur sejauh mana elektabilitas dan popularitas kader.

Jika melejit, pihaknya akan terus melakukan penetrasi agar bisa betul-betul sebagai calon bupati. “Kalau bagus, akan kita push untuk bisa betul-betul sebagai calon bupati,” jelasnya.

Rencana untuk menjaring dari pihak eksternal, pihaknya lebih optimis dengan kader yang dimiliki dan belum memilih dari pihak luar.

(kim)