Dihantam Ombak Besar, Satu Nelayan Cidamar Hilang

PETAKA: Salah satu dari dua nelayan Cidaun yang selamat setelah berenang mendekati bibir Pantai Ciwidig, setelah perahu yang ditumpanginya terbalik dihempas ombak besar usai melaut. Sayangnya, satu nelayan lainnya belum ditemukan. Dari hasil pencarian yang dilakukan Senin (3/8) kemarin, hanya ditemukan jerigen dan jaring ikan. Diduga, perahu hancur usai dihantam ombak besar.

RADARCIANJUR.com – Nasib tragis kembali dialami nelayan Cianjur selatan. Kali ini menimpa tiga nelayan warga Kampung Cibeet, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun. Perahu mereka dihantam ombak besar seusai mencari ikan di laut kidul, Senin (2/9) pagi kemarin.

Dari tiga nelayan, dua nelayan atas nama Jajang (40) dan Wildan (22)
berhasil diselamatkan. Sayangnya, satu nelayan atas nama Samsudin (25), hingga berita ini ditulis, belum ditemukan alias hilang.

Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Perikanan Jayanti, Eli menerangkan, peristiwa yang dialami ketiga nelayan itu terjadi saat ketiganya sepulang dari mencari ikan di laut dan hendak kembali ke Pantai Ciwidig.

Namun tiba-tiba, perahu yang mereka tumpangi dihantam ombak besar dengan sangat keras hingga terbalik dan membuat ketiganya terhempas ke laut. Dua nelayan akhirnya bisa selamat usai ditolong warga dan nelayan lainnya.

“Dua nelayan ini berenang sebisanya sampai akhirnya ditemukan dan ditolong di Pantai Ciwidig, di Desa Kertajadi, Cidaun,” terangnya.

Usai diselamatkan, keduanya langsung dilarikan ke Puskesmas Cidaun untuk mendapatkan perawatan medis. “Saat ini sedang ditangani,” lanjutnya.

Selanjutnya, proses pencarian langsung dilakukan pihaknya bekerjasama dengan Polsek Cidaun dan Koramil Cidaun serta masyarakat sekitar dengan menyisir laut dan sepanjang bibir Pantai Ciwidig.

Sayangnya, satu nelayan lainnya sampai dengan kemarin petang dilakukan pencarian, belum ditemukan keberadaannya. Bahkan, perahu yang ditumpangi oleh ketiganya juga masih belum ditemukan.

“Setelah dilakukan penyisiran dan pencarian, hanya ketemu jerigen dan jaring ikan. Tapi satu nelayan lainnya belum ditemukan,” terangnya.

Pihaknya menduga, perahu yang digunakan oleh nelayan malang itu hancur dihantam ombak. “Kuat dugaan perahunya hancur dihantam ombak, sebab tidak diketemukan perahu di pingir pantai,” kata Eli.

Sementara, Kapolsek Cidaun AKP Falahudin menyatakan, proses pencarian nelayan hilang itu masih akan dilanjutkan besok (hari ini, red).

“Masih melakukan pencarian dengan cara membagi kelompok ke beberapa lokasi. Masing-masing tim dibagi menjadi beberapa kelompok guna menyisir sejumlah lokasi untuk menemukan nelayan yang hilang,” tuturnya.

Falahudin berharap, nelayan hilang tersebut bisa secapatnya ditemukan. “Mudah-mudahan satu orang nelayan segera diketemukan. Untuk lebih lanjutnya nanti kami informasikan lagi,” ucapnya.

(jay)